SuaraBekaci.id - Bobby Mangapul Manik (25), Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa, Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengungkap B merupakan Dosen Teknik Idustri Universitas Pelita Bangsa.
Bobby menuturkan bahwa B sudah tidak mengajar ketika kasus bos ajak karyawati staycation untuk syarat perpanjangan kontrak viral disosial media.
“Dua minggu yang lalu, pas ramai itu tiba-tiba menghilang kabar, di-chat sudah enggak ada balasan sama sekali. Sempat hilang waktu lagi,” tuturnya.
Ia mengaku tak menyangka saat mengetahui bahwa salah satu dosen di tempatnya mengenban ilmu diduga melakukan pelecehan seksual terhadap karyawati.
“Kecewa, kaget juga kenapa ada dosen kaya gitu,” kata Bobby, di Cikarang, Senin (15/5).
Menurut Bobby selama ini tak ada yang mencurigakan dari B dosen jurusan teknik industri tersebut. Menurutnya, B dikenal sebagai dosen yang cukup profesional.
“Biasa aja, profesional. Terkait ke mahasiswa cewek pun biasa aja gak ada gelagat-gelagat yang aneh,” ucapnya.
Di sisi lain, hingga saat ini Bobby menyebut belum ada laporan dari mahasiswa terkait adanya tindakan pelecehan seksual di kampusnya.
Namun ia menegaskan akan terus mengaw kasus dugaan pelecahan seksual yang telah mencoreng nama baik Universitas Pelita Bangsa.
Baca Juga: Bagian Tubuh Sempat Disentuh Bos, Pengakuan Alfi Damayanti yang Tolak Staycation Jadi Sorotan
“Pasti kita mengawal kasus ini sampai kelar, apa tindakan dari rektor terkait kasus ini,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Rektor Universitas Pelita Bangsa (UPB), Hamzah Muhammad Mardi Putra membenarkan bahwa B terduga pelaku pelecehan seksual terhadap karyawati merupakan dosen di kampus yang ia pimpin.
B diketahui merupakan seorang dosen jurusan Teknik Industri di Universitas Pelita Bangsa, Desa Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
“Iya beliau mengajar di sini. Masih baru, 1 semester kurang lebih 6 bulan,” kata Hamzah
Hamzah menyebut pihaknya baru mengetahui bahwa B diduga terseret kasus pelecehan seksual setelah kasus tersebut menyeret nama Universitas Pelita Bangsa.
“Sebenernya baru tahu sejak Sabtu kemarin ketika nama UPB dikaitkan, dan kami terdampak setelah viral di media sosial ya kami terdampak dengan berita ini,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Bos yang Diduga Lecehkan Karyawati Dihentikan Sementara sebagai Dosen, Rektor UPB: Buktikan Kalau Dia Bersalah
-
Bagian Tubuh Sempat Disentuh Bos, Pengakuan Alfi Damayanti yang Tolak Staycation Jadi Sorotan
-
Ternyata Pertanyaan Ini Penyebab Dian Sastro Pindah Agama
-
Identitas Korban Dugaan Pelecehan Terkuak Saat Bertemu dengan Wakil Menteri, Begini Respon Pengacara
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah