- TAPD Kabupaten Bekasi menindaklanjuti opini disclaimer audit BPK RI tahun 2025 dengan melakukan perbaikan administratif di daerah tersebut.
- Masalah hukum yang menjerat mantan Bupati Bekasi menghambat operasional administrasi dan mempengaruhi kondisi psikologis aparatur sipil negara setempat.
- TAPD menyusun rencana aksi strategis bersama perangkat daerah serta bersinergi dengan Pansus LHP BPK DPRD Kabupaten Bekasi.
SuaraBekaci.id - Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terus melakukan langkah strategis untuk menindaklanjuti opini disclaimer dari hasil audit BPK RI atas laporan keuangan tahun 2025.
Ketua TAPD Kabupaten Bekasi Endin Samsudin di Cikarang Kabupaten Bekasi, mengatakan , setiap perangkat daerah memiliki kendala yang berbeda dalam proses penyusunan laporan keuangan. Namun secara umum, masih terdapat kekurangan data yang harus dilengkapi selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Kalau bicara kendala, sebetulnya ini kegiatan rutin. Setiap perangkat daerah tentu kendalanya berbeda-beda. Tetapi secara umum memang ada kekurangan data yang harus kita lengkapi," katanya, Senin (6/7).
Dirinya tidak menampik persoalan hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi non aktif Ade Kuswara Kunang turut memberikan dampak terhadap proses administrasi penyusunan laporan keuangan.
Menurut ia usai operasi perkara dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani KPK, beberapa organisasi perangkat daerah turut terdampak sehingga proses administrasi dan pemenuhan dokumen tidak berjalan optimal.
"Persoalannya mungkin dampak dari adanya masalah hukum dan sebagainya. Ada beberapa dinas kita yang memang terdampak, salah satunya karena sempat disegel, sehingga itu ikut mempengaruhi," ujarnya.
Sekda Kabupaten Bekasi itu mengungkapkan dampak dimaksud bukan hanya dari aspek administrasi melainkan turut mempengaruhi kondisi psikologis aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam proses penyusunan laporan keuangan.
"Berdampak, walaupun mungkin tidak signifikan. Selain administrasi, faktor psikologis teman-teman juga agak terdampak. Karena itu sekarang kita fokus melakukan perbaikan dan pemulihan dengan kembali bekerja sesuai aturan," katanya.
Pihaknya tengah menyusun rencana aksi bersama seluruh perangkat daerah guna menindaklanjuti temuan BPK RI. Rencana tersebut menjadi pedoman penyelesaian seluruh kewajiban yang harus dipenuhi agar kualitas pengelolaan keuangan daerah dapat diperbaiki.
Baca Juga: Kabupaten Bekasi Dapat Rapor Merah dari BPK, DPRD Bentuk Pansus
"Kami sedang mengambil langkah bersama perangkat daerah. Mereka yang memiliki tindak lanjut akan kami kumpulkan. Setelah pertemuan dengan perangkat daerah, baru akan disusun timeline atau rencana aksi penyelesaian," katanya.
Endin turut mengapresiasi langkah strategis DPRD Kabupaten Bekasi dengan membentuk Pansus Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK sebagai upaya bersama mempercepat penyelesaian seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan.
"Dengan adanya Pansus LHP BPK ini justru mendorong TAPD dan seluruh perangkat daerah agar lebih cepat menyelesaikan kewajiban-kewajiban kami terhadap BPK," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah
-
Kabupaten Bekasi Dapat Rapor Merah dari BPK, DPRD Bentuk Pansus
-
Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini
-
BRI: Tata Kelola Perusahaan yang Kuat Jadi Prasyarat Utama Menjaga Keberlanjutan Bisnis