SuaraBekaci.id - Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Bekasi membuat sejumlah kawasan tergenang banjir.
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi ada ribuan jiwa tepatnya 6436 orang terdampak banjir yang terjang 6 kecamatan di Kabuapaten Bekasi.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, Sabtu, menuturkan hingga kemarin ada 81 unit rumah terendam di tujuh desa/kelurahan akibat banjir di enam kecamatan, di Kabupaten Bekasi.
Enam kecamatan terdampak banjir tersebut ialah Kecamatan Babelan, Sukatani, Karang Bahagia, Tambun Utara, Sukakarya, dan Kecamatan Cikarang Utara. BPBD Jawa Barat (Jabar) juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi dan BPBD Kabupaten Bekasi berkoordinasi dengan pihak terkait dilokasi.
"Kami juga mengimbau kepada warga untuk evakuasi mandiri dan tetap waspada bilamana air semakin tinggi. Lalu pemantauan informasi lanjutan dari rekan-rekan Destana, penggiat kebencanaan melalui grup WhatsApp," kata dia.
Sebelumnya sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Bekasi terendam banjir dengan ketinggian muka air bervariasi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis petang hingga Jumat siang.
"Berdasarkan laporan sampai (Jumat) petang tadi, enam kecamatan dan tujuh desa terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis di Cikarang, Jumat.
Dia merinci kecamatan terdampak banjir itu meliputi Kecamatan Babelan, Sukatani, Karang Bahagia, Tambun Utara, Sukakarya, dan Kecamatan Cikarang Utara.
Di Kecamatan Tambun Utara, banjir merendam permukiman warga di Kampung Gabus Gedong, Desa Srimukti dengan ketinggian muka air mencapai 20-50 centimeter.
Baca Juga: Banjir Bekasi Mulai Berangsur Surut, 1665 KK di 9 Kecamatan Terdampak
Banjir juga merendam empat lokasi di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, dengan ketinggian muka air kurang lebih 30-50 centimeter.
"Kalau banjir di permukiman warga Desa Karang Raharja dan Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, selain disebabkan hujan juga akibat luapan Kali Ulu setinggi 30-40 sentimeter," katanya.
Kemudian di Kecamatan Sukatani, genangan air dilaporkan terjadi di Kampung Jagawana, Desa Sukarukun dengan ketinggian muka air 30-60 centimeter.
Perumahan Puri Nirwana Residence di Kecamatan Karang Bahagia juga terendam banjir setinggi 50-70 centimeter. Banjir terparah merendam Villa Kencana di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya dengan ketinggian satu meter. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Banjir Parah Masih Rendam Kecamatan Deket Lamongan Beberapa Hari Ini
-
Banyak Warga Lintas Wilayah Berkeluh Kesah ke Gibran, Netizen Tuntut Turun Jadi Wali Kota Solo: Jadi Presiden Aja
-
Disenggol Ngegas Sibuk Mikirin Pomade Oil daripada Banjir, Balasan Gibran Bikin Kicep
-
Pemkab Kudus Operasikan Mesin Pompa Atasi Genangan Banjir
-
Kali Lamong Meluap Akibatkan Kawasan Pakal Banjir, Beruntung Tak Sampai Masuk Area GBT
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas