SuaraBekaci.id - Pelaku yang diduga membuang mayat perempuan di bawah tol Becakayu, Kota Bekasi berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Metro Bekasi Kota.
Menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, yang membuat mayat perempuan dengan insial (AY) tersebut sudah diamankan.
"Yang membuang korban sudah diamankan," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan mengutip dari unggahan Bekasi24jam--jaringan Suara.com
Namun Hengki belum berbicara banyak soal penangkapan pelaku dengan insial R ini. Hengki hanya menyebutkan bahwa pelaku inisial R ini sudah diamankan di Pondok Gede oleh Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Sementara itu, keluarga dari korban mayat perempuan terbungkus plastik di kolong Tol Becakayu, mendatangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa.
"Saya dapat telpon dari kakak saya, sekitar jam 03.00 WIB, setelah subuh, kalau adik saya sudah tidak ada," kata kakak korban, Yoris mengutip dari Antara.
Ia mengaku, pihaknya datang ke RS Polri untuk mengambil adiknya jenazah bernama Ade Yunia Rizabani (36).
Yoris menambahkan bahwa korban tinggal sendiri di indekos Jakarta Barat.
Dia mengatakan terakhir melakukan komunikasi dengan adiknya itu pada Senin (17/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
"Saya WA dia dimana, mau ketemu. Tapi tidak bisa karena dia lagi sibuk kerja," ujar Yoris.
Yoris mengatakan ketika ia berusaha untuk menghubungi adiknya lagi pada sore harinya sudah tidak ada balasan dari yang bersangkutan.
"Pas saya cek lagi sekitar jam tiga sore sudah tak bisa dikontak. Malam, saya telpon sekitar jam 9 sudah tidak diangkat," kata Yoris.
Keluarga korban hingga saat ini belum mengetahui penyebab kematian dari Ade Yunia Rizabani tersebut.
Dia pun meminta pihak kepolisian terutama Polres Metro Bekasi Kota untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Berita Terkait
-
Buang Mayat Wanita Terbungkus Plastik Hitam di Kolong Tol Becakayu, Pelaku Tertangkap di Pondok Gede Siang Tadi
-
Mayat yang Ditemukan di Bawah Tol Becakayu Bekasi Bukan Korban Mutilasi, Korban Wanita Kelahiran 1986
-
Kecelakaan Truk Tangki Pertamina di Cibubur, KNKT: Sopir Sempat Dengar Suara Desis Rem Bocor
-
Kesaksian Warga yang Temukan Mayat di Bawah Tol Becakayu Bekasi: Sempat Dikira Guling hingga Ketakutan Sendiri
-
Laporan Akhir Investigasi KNKT Kecelakaan Maut Cibubur: Faktor Rem Blong dan Reklame
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak