SuaraBekaci.id - Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dinonaktifkan oleh Mabes Polri pasca tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 usai pertandingan Arema FC vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022-23.
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, keputusan untuk menonaktifkan Kapolres Malang tersebut setelah dilakukan analisa dan evaluasi dari tim investigasi yang dibentuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
"Malam ini, Kapolri mengambil satu keputusan, memutuskan untuk menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat," kata Dedi mengutip dari Antara.
Dedi menjelaskan keputusan untuk menonaktifkan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor ST 20 98 X KEP 2022. Ferli dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri.
Menurutnya, Ferli digantikan AKBP Putu Kholis Arya yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya.
"Ferli Hidayat dimutasikan sebagai Pamen SSDM Polri dan digantikan AKBP Putu Kholis Arya," katanya.
Sosok Ferli Hidayat ini kemudian jadi sorotan pasca malam berdarah 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan. Pihak Kompolnas sendiri menyebut bahwa Ferli tidak memberi instruksi soal tembakan gas air mata ke arah suporter usai pertandingan.
"Tidak ada perintah dari kapolres untuk melakukan penguraian massa dengan tindakan excessive dengan gas air mata, tidak ada," ucap Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto.
Sementara itu, di laman media soal Instagram beredar video yang memperlihatkan apel yang dilakukan oleh Ferli Hidayat sebelum pertandingan di Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.
Dalam video yang beredar itu, Ferli tampak memberikan instruksi kepada anak buahnya di salah satu sudut tribun Kanjuruhan.
Setidaknya ada tiga instruksi khusus yang disampaikan Ferli kepada para anak buahnya dalam video tersebut.
"Yang pertama, tolong tidak ada satu pun anggota yang membawa senjata api," kata Ferli dalam video seperti dilihat SuaraBekaci pada unggahan akun @andreli_48
Ditegaskan oleh Ferli, untuk para petugas baik dari bintara ataupun perwira untuk tidak membawa senjata api saat mengamankan pertandingan Arema vs Persebaya.
"Yang kedua, tolong tidak ada yang melakukan kekerasan yang sifatnya eksersif," ucap Ferli.
Menurut Ferli dalam video yang beredar itu, seperti apapun dinamika yang bakal terjadi pada laga Arema vs Persebaya, para kepolisian diminta untuk tidak melakukan kekerasan.
Tag
Berita Terkait
-
Doa dan Air Mata di Mandala Krida untuk Korban Tragedi Kanjuruhan: Jabat Erat Suporter Demi Perdamaian
-
Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Jadi 131 Orang, Polisi Periksa 29 Saksi
-
New York Times Kritik Habis Arogansi Kepolisian Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Massa
-
Dari Pemain Persib Bandung Beckham Putra Nugraha, Sampaikan Duka Mendalam Atas Tragedi Kanjuruhan
-
Tragedi Kanjuruhan Diduga Terjadi karena Ketidakprofesionalan, Kapolri Harus Cepat Tuntaskan Pemeriksaan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran
-
STOP! Jangan Biarkan Anak Anda Duduk Begini Saat Mudik
-
Waspada Heat Stroke! Cek 3 Tips Penting Dokter Agar Mudik Aman
-
Kapan Waktu Terbaik Balik Lebaran Agar Perjalanan Lancar Jaya?