SuaraBekaci.id - Buntut dari kericuhan yang terjadi pada pertandingan lanjutan Liga 2 antara FC Bekasi City vs PSIM Yogyakarta, Senin 19 September 2022 membuat tim berjuluk Si Kuda Hitam terancam tidak akan bisa lagi menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga.
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih, pasca insiden kerusuhan yang melibatkan suporter, pihaknya berencana untuk tidak lagi memberi izin kepada FC Bekasi City menggunakan Stadion Patriot.
“Yang jelas main selanjutnya kita akan larang pakai stadion, jadi jangan susah-susah simple aja. Kebetulan minggu depan itu akan ada jadwal pertandingan,” ungkap Zarkasih mengutip dari unggahan akun Bekasi24Jam--jaringan Suara.com
Pasca rusuh suporter yang melibatkan suporter pada laga FC Bekasi City vs PSIM, sejumlah fasilitas Stadion Patriot memang mengalami kerusakan.
Dari data sementara, kerusakan di Stadion Patriot terdiri dari kaca pos jaga pecah, 5 kursi khusus difabel dan 4 kursi biasa rusak serta pagar pembatas roboh.
Zarkasih sendiri belum menerima detail total nilai kerusakan akibat dari kerusuhan yang terjadi awal pekan ini.
Menurut Zarkasih, saat ini pihak panpel bersama tim pengelola Stadion Patriot masih terus melakukan pengecekan.
Sebelumnya, anggota DPRD Kota Bekasi Komarudin menilai kurangnya koordinasi panpel yang di sediakan oleh pihak FC Bekasi City saat melawan Psim Yogyakarta.
"Artinya ada kelalaian (panpel) dan hukumnya bisa kena pidana, Kelalaian yang menyebabkan orang cedera bahkan sampai meninggal itu,"
Komarudin juga menjelaskan kericuhan tersebut adalah tanggung jawab panpel, karena belum melewati batas dua kilometer dari area Stadion Patriot Bekasi.
"Nah itu yang kena panpel bukan suporternya, karena ada rusuh aja kerugian apapun yang nanggung adalah panpel," ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Bekasi Kota, Kombes. Pol. Hengki sempat menyoroti soal tiket gratis yang dibagikan pihak manajemen FC Bekasi City kepada suporter mereka.
Menurut Hengki, ini akan menjadi evaluasi untuk pihak kepolisian.
"Ya suporter akan kita lakukan evaluasi untuk pertandingan berikutnya supaya lebih aman ya penonton juga kalau bisa tidak digratiskan biar kita lebih tertib lagi," jelasnya.
FC Bekasi City sendiri pada pekan ini akan jalani laga tandang melawan Persijap Jepara pada 23 September 2022. Setelah direncakan akan kembali menjadi tuan rumah saat melawan Nusantara United pada 27 September.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Tampang Lesu Preman Kampung yang Palak Tentara di Bekasi, Panpel FC Bekasi City Bisa Kena Pidana
-
Buntut Rusuh Laga FC Bekasi City vs PSIM, Anggota DPRD Kota Bekasi: Panpel Bisa Kena Pidana!
-
Kronologi Ricuh Laga FC Bekasi City vs PSIM: Suporter Saling Ejek, Lempar Keramik, hingga Ribut di Luar Stadion
-
Terpopuler: Selebrasi Shin Tae-yong Disindir Media Vietnam, Pecah Rusuh di Laga FC Bekasi vs PSIM
-
Penampakan Kondisi Stadion Patriot Candrabhaga yang Rusak Pasca Rusuh Laga FC Bekasi City vs PSIM
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bersama Danantara, BRImo Dorong Inklusi Keuangan hingga 49,7 Juta Pengguna
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan