SuaraBekaci.id - Abdurrahman Iwan, pemain muda berdarah Indonesia jadi sorotan publik nasional karena dikabarkan akan membela tim nasional Qatar. Publik sepak bola nasional dibuat heboh dengan kabar ini.
Kehebohan publik hampir sama dengan muncul informasi pemain berdarah Indonesia lainnya, Andri Syhaputra memutuskan untuk membela Qatar.
Dua nama ini, Abdurrahman Iwan dan Andri Syahputra adalah pemain muda berbakat yang suskes di negara Qatar. Sebenarnya tidak hanya mereka, masih ada nama lain seperti Khuwailid Mustafa hingga Mohamed Ali Rahman atau Ali Syahrian Tampo.
Nama terakhir mungkin jarang mendapat sorotan publik Indonesia. Ia adalah pemain Indonesia berdarah Aceh yang satu angkatan dengan Khuwailid Mustafa.
Dibalik kemampuan para pemain muda ini bermain di Liga Qatar, ada sosok hebat yang sukses memoles mereka. Ia adalah Muhammad Yunus Bani.
Yunus adalah pelatih asal Indonesia yang memiliki peran besar untuk para pemain di atas termasuk untuk eks striker Persija, Farri Agri.
Ayah dari Andri Syahputra, Agus Sudarmanto kepada Suara Bekaci beberapa waktu lalu menyebut bahwa karier anaknya hingga bisa menembus tim nasional Qatar tak lepas dari tangan dingin Yunus Bani.
Di Qatar, ada sebuah klub yang bisa dijadikan tempat bernaung anak-anak Indonesia bermain bola di sana yakni Al Khor Community Club. Kebetulan kawasan Al Khor, merupakan tempat yang cukup banyak dihuni oleh warga Indonesia di Qatar.
Di klub itu, Yunus Bani menjadi pelatih untuk pemain dari kelompok umur U-10, U-14 hingga U-17. Dilanjutkan oleh Agus bahwa berkat polesan Yunus, Andri kemudian disarankan untuk masuk ke Aspire Academy.
Baca Juga: Sejak 2016 Abdurrahman Iwan Berharap Dilirik PSSI, Sang Ayah: Saya Ingin Dia Membela Tanah Air
Peran dari Yunus Bani juga diakui oleh ayah dari Khuwailid Mustafa, pemain yang saat ini membela Qatar SC.
Khuwailid merupakan anak ketiga dari pria asal Aceh bernama Mustafa Ibrahim. Ia sempat dikabarkan menjalani test dengan 3 pelatih yang di kirim oleh Qatar Football Association atau PSSI-nya Qatar.
Khuwailid yang sudah 10 tahun tinggal di Qatar memulai kariernya di level komunitas orang Indonesia di Qatar, remaja kelahiran 29 Januari 2000 pernah didata oleh Indonesian Football Association Qatar (IFQ) untuk kemudian diteruskan ke pihak PSSI saat Indra Sjafri memanggil para talenta muda Indonesia di luar negeri untuk kebutuhan Timnas U-19 beberapa waktu lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Sejak 2016 Abdurrahman Iwan Berharap Dilirik PSSI, Sang Ayah: Saya Ingin Dia Membela Tanah Air
-
Profil Felix Sanchez, Pelatih Timnas Qatar di Piala Dunia 2022
-
3 Kerugian jika Shin Tae-yong Tak Panggil Abdurrahman Iwan ke Timnas Indonesia
-
Selain Abdurrahman Iwan, Berikut 4 Pesepak Bola Asal Indonesia yang Berkarier di Qatar
-
Jakpro Jawab PSSI Soal Kelayakan Jakarta International Stadium untuk Laga FIFA
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK