- Dokter Waluyo Dwi Cahyono menyarankan pemudik menjaga kondisi fisik prima dan beristirahat dua jam sekali saat mengemudi.
- Para pemudik diimbau mengatur asupan makanan secara terukur dan tidak mengonsumsi berlebihan selama perjalanan mudik.
- Pasien diabetes wajib disiplin mengonsumsi obat dan makan tepat waktu untuk mencegah risiko kesehatan seperti hipoglikemia.
SuaraBekaci.id - Dokter spesialis penyakit dalam Waluyo Dwi Cahyono menyarankan pemudik yang mengemudi kendaraan mengupayakan tubuh dalam kondisi prima.
Sebelum memulai perjalanan dan beristirahat setiap dua jam selama perjalanan agar tidak terlalu lelah dan bisa berkonsentrasi selama berkendara.
"Kalau mengemudi, setiap dua jam harus istirahat," kata dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD- KEMD, FINASIM dalam acara Halodoc Talks bertajuk "Transitioning Safely: Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities" di Jakarta, Selasa (10/3).
Dia juga menyarankan para pemudik untuk mengatur makan dan menghindari makan berlebihan selama perjalanan.
"Jangan memaksakan diri, dan konsumsi makanan yang terukur juga," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.
Pemudik dengan penyakit seperti diabetes yang butuh rutin minum obat, menurut dia, harus tetap disiplin minum obat selama dalam perjalanan.
"Kalau dia mengkonsumsi obat, walaupun di dalam perjalanan, obat tetap harus dikonsumsi," katanya.
Dokter Waluyo mengatakan bahwa pasien diabetes juga harus makan tepat waktu.
"Kalau masa kerja obat delapan jam, ya delapan jam harus makan. Kalau tidak, nanti bisa hipoglikemia," katanya.
Baca Juga: Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
Menurut dia, semua jenis makanan pada dasarnya boleh dikonsumsi oleh pasien diabetes, tetapi porsinya harus diukur sesuai dengan kebutuhan kalori.
Dia menekankan pentingnya mengatur makan dan istirahat untuk menjaga kesehatan selama perjalanan mudik Lebaran.
Pemudik disarankan untuk beristirahat, tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan, kalau tubuh sudah lelah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia