SuaraBekaci.id - Kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru II dan III, Jalan Sultan Agung, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu 31 Agustus 2022 mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dari 33 korban luka-luka.
Pihak Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) hari ini, Jumat (2/9/2022) yang menjenguk korban selamat di RS Ananda mengatakan bahwa dari hasil pendampingan, masih banyak anak yang alami trauma.
"Hari ini kami bersama-sama pendampingan, dari hasil tadi kita kesana ada beberapa anak yang mengalami trauma," kata Komisioner KPAD Kota Bekasi, Novrian.
"Kami melihat ada beberapa ketika tidur tadi sempat terkaget dan punya rasa takut," tambahnya.
Novrian mengungkapkan saat ini masih banyak anak yang merasa ketakutan atas kejadian yang mereka alami.
"Tadi ada beberapa anak juga yang sempat melihat, kami mewawancarai mereka ada bayang-bayang kengerian di kejadian tersebut," tambah Novrian.
Sementara Wakil Direktur Pelayanan RS Ananda Dr Stefanry mengatakan dari 22 korban yang di larikan RS. Ananda saat ini tersisa 9 orang yang masih dalam perawatan.
"Saat ini masih kami rawat ada 9 orang, di antaranya 8 orang anak-anak, 1 dewasa," ucapnya kepada Suara Bekaci.
Stefanry menambahkan luka serius yang di alami para korban adalah patah tulang. "Patah tulang karena luka terbuka, yang patah tulang kalau enggak salah ada 4 orang," tambah Stefanry.
Stefanry menyebut 9 orang yang di rawat keadaanya makin membaik, akan tetapi masih butuh perawatan pskilogis.
Baca Juga: Kak Seto Diminta Buka Suara untuk Siswa SD Korban Selamat Kecelakaan Maut Bekasi
"Saat ini memang kondisi pemulihan psikologisnya yang kami upayakan," ucapnya.
Sementara Subkoordinator hukum publikasi informasi RSUD Kota Bekasi Yeyet mengatakan 4 orang korban kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan.
Keempat korban tersebut juga tidak mengalami luka parah.
"Memar begitu ada baret-baret beset, tidak parah. Pulangnya kapan, dokter yang menentukan," tambahnya.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Kak Seto Diminta Buka Suara untuk Siswa SD Korban Selamat Kecelakaan Maut Bekasi
-
Catat! Warga Kota Bekasi, Ini 25 Rumah Sakit yang Kerja Sama dengan Layanan Kesehatan Berbasis NIK
-
Update Kecelakaan Maut Bekasi dari KNKT: Sopir Tidak Mengantuk tapi Bingung karena Salah Jalan
-
Publik Bekasi Dibuat Geger dengan Aksi Nekat Pria yang Melompat dari Jembatan Jatiwaringin
-
Pilu! Isak Tangis Ibunda di Makam Naufal Siswa SD Korban Kecelakaan Maut di Bekasi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI