SuaraBekaci.id - Seto Mulyadi belakangan jadi sorotan setelah mengeluarkan pendapat terkait anak dari tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Pria yang akrap disapa Kak Seto tersebut beberapa waktu lalu menyoroti soal nasib anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri yang masih berusia 1,5 tahun.
Pernyataan Kak Seto ini yang kemudian ia mendapat banyak kritik dari banyak pihak. Malah Kak Seto dapat cibiran pubkik sebagai sahabat anak Jenderal.
Tidak hanya publik yang kritik Kak Seto, Deddy Corbuzier juga memberikan sindiran. Terbaru, pada unggahan terbaru Kak Seto soal sikapnya kepada anak Ferdy Sambo dan Putri, pria kelahiran Klaten tersebut untuk angkat bicara soal anak-anak korban kecelakaan maut di Bekasi.
"Kak seto kok blm ngomong soal korban anak2 kecelakaan maut di bekasi?" tulis salah satu netizen di akun Instagram @kaksetosahabatanak
Seperti diketahui bahwa kasus kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru II dan III, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu 31 Agustus 2022 menewaskan 4 orang siswa SD.
Sementara itu, pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar anak-anak korban selamat kecelakaan maut Bekasi mendapat pendampingan berupa pemulihan psikologi (trauma healing).
“KPAI mendorong ada asesmen psikologi terhadap peserta didik yang selamat dan melihat kejadian teman-temannya di tabrak truk, bersimbah darah, dan lain-lain,” jelas Komisioner KPAI Retno Listyarti seperti dikutip dari Jabarnews.
Retno juga mendesak perusahaan transportasi terkait untuk bertanggung jawab penuh terhadap rehabilitasi psikologis anak yang selamat.
Baca Juga: Catat! Warga Kota Bekasi, Ini 25 Rumah Sakit yang Kerja Sama dengan Layanan Kesehatan Berbasis NIK
Sebelumnya, Farel, salah satu pelajar SD yang menjadi korban kecelakaan maut di Bekasi pada Rabu 31 Agustus 2022 mengaku sempat trauma untuk bisa kembali bersekolah.
Farel yang dirawat di RS Ananda Kota Bekasi, kemarin Kamis (1/9) sempat dikunjungi oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Farel alami luka berat di kaki dan sudah menjalani operasi di RS Ananda. Setelah menjalani operasi, Farel mengatakan kepada orang tuanya, ia alami trauma.
Mendengar cerita dari orang tua korban, Ridwan Kamil tak bisa menahan rasa sedihnya. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun memberikan motivasi untuk Farel agar kembali semangat belajar.
Ridwan Kamil dalam unggahan akun Instagram pribadinya @ridwankamil sempat unggah momen saat dirinya bertemu dengan Farel.
"Aku trauma ayah. Aku ngelihat sendiri ayah, katanya," ucap sang ayah di video akun Ridwan Kamil.
Berita Terkait
-
Catat! Warga Kota Bekasi, Ini 25 Rumah Sakit yang Kerja Sama dengan Layanan Kesehatan Berbasis NIK
-
Update Kecelakaan Maut Bekasi dari KNKT: Sopir Tidak Mengantuk tapi Bingung karena Salah Jalan
-
Publik Bekasi Dibuat Geger dengan Aksi Nekat Pria yang Melompat dari Jembatan Jatiwaringin
-
Pilu! Isak Tangis Ibunda di Makam Naufal Siswa SD Korban Kecelakaan Maut di Bekasi
-
Siswa SD Korban Kecelakaan Maut di Bekasi Tewas saat Ultah, Tangis Ibunda Pecah saat Peluk Kuburan Naufal
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74