SuaraBekaci.id - Farel, salah satu pelajar SD yang menjadi korban kecelakaan maut di Bekasi pada Rabu 31 Agustus 2022 mengaku sempat trauma untuk bisa kembali bersekolah.
Farel yang dirawat di RS Ananda Kota Bekasi, kemarin Kamis (1/9) sempat dikunjungi oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
Farel alami luka berat di kaki dan sudah menjalani operasi di RS Ananda. Setelah menjalani operasi, Farel mengatakan kepada orang tuanya, ia alami trauma.
Mendengar cerita dari orang tua korban, Ridwan Kamil tak bisa menahan rasa sedihnya. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun memberikan motivasi untuk Farel agar kembali semangat belajar.
Mendapat motivasi dari Kang Emil, senyum menyembang di wajah Farel dan mengaku siap untuk bisa kembali bersekolah setelah sembuh total.
Ridwan Kamil dalam unggahan akun Instagram pribadinya @ridwankamil sempat unggah momen saat dirinya bertemu dengan Farel.
"Aku trauma ayah. Aku ngelihat sendiri ayah, katanya," ucap sang ayah di video akun Ridwan Kamil.
"Sungguh sangat menyayat hati kita para orang tua, 7 anak-anak SD dan 3 orang dewasa meninggal dunia pada kecelakaan ini. Kasus hukumnya sekarang sedang ditangani oleh Polda Metro," tulis Kang Emil dalam unggahan terseut.
"Doa dari saya agar kita dan keluarga kita semua selalu dilindungi Tuhan dari segala marabahaya. Aamiin," tambah Ridwan Kamil.
Baca Juga: Terpopuler: Pengakuan Sopir Truk Trailer Kecelakaan Maut, Bekasi Kota Rawan Kecelakaan?
Sementara itu, Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana telah menyerahkan santunan kepada seluruh ahli waris korban kecelakaan maut truk kontainer yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi.
"Hari ini kami sudah menyerahkan santunan kepada 10 ahli waris korban meninggal dunia, dan yang diserahkan secara simbolis kepada lima ahli waris korban. Namun, seluruh santunan sudah kami transfer ke rekening masing-masing 10 ahli waris yang sah,"
Dewi mengatakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No.16 Tahun 2017 setiap korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia mendapatkan santunan perlindungan dasar sebesar Rp50 juta.
Sedangkan untuk 23 korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan rumah sakit maksimal Rp20 juta.
"Santunan diberikan sebagai wujud kehadiran negara terhadap masyarakat, melalui peran Jasa Raharja. Jasa Raharja berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menerapkan pelayanan yang mudah, cepat, dan tepat, sehingga keberadaan Jasa Raharja dirasakan manfaatnya oleh para korban dan ahli waris korban," katanya.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pengakuan Sopir Truk Trailer Kecelakaan Maut, Bekasi Kota Rawan Kecelakaan?
-
Ngerinya Kota Bekasi, Gerombolan Remaja Santai Ayun-ayunkan Senjata Tajam di Tengah Jalan
-
Kecelakaan Maut Bekasi, Ridwan Kamil Minta Batasi Jam Operasional Kendaraan Besar
-
Pengakuan Sopir Truk Trailer Kecelakaan Maut Bekasi, Berangkat dari Narogong Menuju Surabaya
-
Takziah ke Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Maut Bekasi, Ridwan Kamil Upayakan Sejumlah Solusi Konkret
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka