SuaraBekaci.id - Salah satu tersangka kasus penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo, resmi diberhetikan tidak dengan hormat (PTDH) dari Polri. Keputusan ini diambil setelah Sambo menjalani sidang etik pada Jumat (26/8/2022) dini hari kemarin.
Namun proses sidang oleh komisi etik kemarin tak lepas dari sorotan publik. Mulai dari detik-detik kedatangan Sambo hingga momen ketika sang mantan Kadiv Propam Polri keluar dari ruang sidang.
Pasalnya saat itu kamera turut menangkap momen seorang polisi wanita yang diduga sedang menangis.
"Viral! Polwan menangis saat Ferdy Sambo di pecat," begitulah keterangan yang tertera di video, seperti dikutip SuaraBekaci.id dari akun Instagram @sisiterangofficial, Minggu (28/8/2022).
Dalam video yang beredar, terlihat Sambo berjalan tegap meninggalkan ruangan sidang dengan diikuti seorang petugas. Di ruang sidang yang sama hadir sejumlah anggota polisi lain, termauk polwan dengan baret biru tersebut.
Kamera tampak menyorot dari sisi belakang, memperlihatkan dengan jelas gestur polwan itu ketika mengusap matanya. Hal inilah yang memicu dugaan polwan itu sedang menangis, yang kebetulan bersamaan dengan keputusan pemecatan Sambo.
"Ada momen yang mencuri perhatian saat Irjen Ferdy Sambo meninggalkan ruang sidang, Jumat (26/8) dini hari. Seorang Polwan yang turut hadir dalam sidang itu tampak mengusap matanya seperti menangis," ujar @sisiterangofficial.
Hingga artikel ini disusun, belum ada informasi mengenai siapa sosok polwan tersebut serta apakah tangisannya berkaitan dengan keputusan pemecatan Sambo.
Namun, yang pasti, sosoknya sudah terlanjur mencuri perhatian publik. Apalagi karena kasus Sambo ini juga sempat menyeret nama sesosok polwan muda, AKP Rita Yuliana.
Baca Juga: Ini Dia 5 Jenderal yang Menyepakati Pemecatan Terhadap Ferdy Sambo
Meski begitu, beberapa warganet memilih untuk menanggapi dengan kocak polwan yang diduga menangis tersebut. Termasuk menduga polwan itu menangis akibat memikirkan naiknya harga-harga bahan pokok.
"Belum bayar cicilan," celetuk warganet.
"Saya juga sedih lihat harga-harga kebutuhan yang naik, sedangkan penghasilan gak naik," ujar warganet.
"Mencoba tuk berpikir positif aja aku..." komentar warganet.
"Itu aktor termahal lho... sampe bisa akting nangis gitu..." sindir warganet.
"Mungkin lega dan bahagia terharu, sudah tidak dipimpin Sambo lagi," kata warganet lain, mengingatkan publik akan pengakuan soal ruang kerja Divisi Propam yang konon mengerikan.
Tag
Berita Terkait
-
Video Basuki Hadimuljono Bermain Drum Kawal Iwan Fals Bernyanyi Jadi Sorotan Netizen: Gak Ada Tandingannya
-
Deretan Jabatan Yang Pernah Diemban Ferdy Sambo Sebelum Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J
-
Beda Usia 21 Tahun dengan Brigadir J, Peristiwa Laknat Diakui Istri Ferdy Sambo Terjadi di Magelang
-
Kocak! Ridwan Kamil Bagikan Tips Jitu Atasi Tetangga Hobi Gibah: Dapatkan Sekarang, Senin Harga Naik
-
Beredar Lagu Anak-anak Berisi Kata Kasar Soal Kematian, Warganet Resah: Mana Ada Video Klipnya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74