SuaraBekaci.id - Sebuah video mengenai pencurian kendaraan bermotor sedang meramaikan media sosial. Bukan tentang modusnya, video ini viral akibat dugaan keterlibatan oknum polisi sebagai penadahnya.
Hal ini seperti dilihat pada video unggahan akun TikTok @deasysyarmila1 yang kemudian diunggah ulang lewat Twitter @Mei2Namaku. Sementara akun TikTok-nya sendiri, sebagaimana dipantau Suarajabar.id pada Rabu (10/8/2022) malam, sudah diprivat.
Dalam video berdurasi 14 detik itu terlihat sebuah mobil HRV Prestige berwarna putih. Berdasarkan keterangan pemilik video, mobil tersebut dicuri dari rumahnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi tetapi kini telah diganti pelat nomornya.
Tak berhenti sampai di situ, ia mengaku diminta membayar Rp50 juta untuk menebus barang tersebut. Padahal ia mampu menunjukkan kunci sampai surat-surat untuk membuktikan kepemilikan kendaraan mewah tersebut.
"Pencurian mobil HRV Prestige di Cikarang. Penadah mobilnya anggota dan minta tebusan 50 juta," begitulah keterangan yang dituliskan pemilik video.
Sejak durasi awal video, pemilik konten sudah menegaskan bahwa mobil tersebut diganti pelat nomornya. "Ya Allah, ini udah diganti pelat nomer. Yang megang polisi, tuh polisi," sambungnya, bahkan merekam sebuah mobil patroli tak jauh dari sana.
"Udah ketemu mobil, kuncinya sama dan cocok, ya Allah," lanjutnya. Namun, seperti dijelaskan lewat tulisan di videonya, ia mengaku tidak bisa mengambil kembali mobil curian tersebut lantaran diminta membayar Rp50 juta.
"Bukankah itu sudah tindakan kriminal? Lalu kami sebagai orang awam tidak bisa mengambil hak kami sendiri karena yang megang mobilnya anggota," kata pemilik video.
"Padahal itu mobil kita sendiri, STNK dan bukti kepemilikan kita yang pegang sedangkan anggota ini menyulap plat nomer dan mengganti lampu variasi untuk menghilangkan bukti," imbuhnya.
Baca Juga: Miris! Demi Konten Viral Pasangan Suami Istri Ini Bercandakan Ibadah Salat
Pengalaman ini tentu menimbulkan beragam reaksi masyarakat. Tidak sedikit yang mengecam sederet oknum yang bertugas di kepolisian/
"Makin kesini makin banyak yang aneh nih institusi. Hallo Kapolri?" ujar @Mei2Namaku yang turut menyebut akun Twitter Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Divisi Humas Polri, sampai Polda Jawa Barat.
"Bongkarrr... Oknum-oknum polisinya.. Rakyat jangan jadi sapi perah.." komentar warganet.
"Bukan Rahasia. Curanmor, judi, dan narkoba ya ujung-ujung nya ya," kata warganet.
"Ini asli, dimana mana oknum polisi sudah parah.. tunggu apa lagi Pak @ListyoSigitP?" cuit warganet lain.
"Lagu lama..." kecam warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Emak-emak Menyusui Seekor Anak Sapi
-
Nyesek! Bocah Ini Minta Makam Ibunya Digali Lagi
-
Wanita Ini Botaki Rambut, Perilaku Manis Sang Suami Bikin Adem Istrinya
-
Viral Aksi Pria Kendarai Motor sambil Tiduran Bikin Publik Resah: Tutorial Persingkat Usia
-
Video Viral Salat Berjemaah Dipimpin Imam Perempuan Ini Bikin Netizen Ngamuk: Demi Konten Sampai Gadaikan Iman
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura