SuaraBekaci.id - Kabupaten Bekasi saat ini masih di posisi tiga besar daerah di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dengan tingkat pengangguran tertinggi. Terkait dengan hal tersebut, Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menerapkan sejumlah langkah taktis.
Kondisi pengangguran di Kabupaten Bekasi memang cukup ironis. Pasalnya daerah ini merupakan Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara.
Dani Ramdan mengungkap ada 6 rencana aksi yang akan dilaksanakan jajarannya, untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bekasi.
"Rencana aksi tersebut diantaranya pelatihan wirausaha mandiri, pelatihan kompetensi, kajian pasar kerja dan UMKM, MoU penempatan pencari kerja, hubungan industrial Pancasila dan Sekolah Prakerja," kata Dani Ramdan usai rapat bersama pengurus DPK Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi dan Disnaker Kabupaten Bekasi.
Dani Ramdan mengatakan rencana aksi tersebut diniliai cukup efektif dalam mengatasi indeks permasalahan pengangguran. Ia juga optimistis, dengan angka-angka yang ditargetkan sesuai penyusunan dan jangka waktu yang ditetapkan, untuk mencapai penyerapan tenaga kerja ke industri yang ada di Kabupaten Bekasi.
“Kalau semua dikerjakan sesuai penyusunan dan timeline-nya, saya kira akan efektif. Dan saya juga optimis angka-angka yang ditargetkan untuk menyerap tenaga kerja ke industri di Kabupaten Bekasi bisa tercapai,” ucapnya.
Pj. Bupati Dani Ramdan mengungkapkan, nantinya rencana aksi ini akan berfokus pada pelatihan dan pendidikan yang menekankan pada hard skill dan soft skill. Pelatihan ini akan dilakukan melalui dua jalur yakni jalur pemagangan dan jalur Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
“Jalurnya nanti ada dua, pelatihan hard skill-nya dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai ujung tombak, dan soft skill-nya sekolah SMK,” katanya.
Melalui pembentukan Satgas Pengurangan Pengangguran yang dicanangkan oleh Pj. Bupati Bekasi, sekaligus berkaitan dengan program 100 hari kerjanya, diharapkan program ini dapat berkelanjutan mengingat angka kebutuhan tenaga kerja baru akan selalu hadir di setiap tahunnya. [Prokopim Pemkab Bekasi]
Baca Juga: Street Race di Bekasi Dipuji Rifat Sungkar: Biasanya Dikejar Polisi, Kini Dirangkul
Berita Terkait
-
Street Race di Bekasi Dipuji Rifat Sungkar: Biasanya Dikejar Polisi, Kini Dirangkul
-
Usai Diperiksa di Polres Metro Bekasi, Iko Uwais Buka Pintu Damai
-
Kasus Penganiayaan, Iko Uwais Jalani Pemeriksaan di Polres Bekasi Kota Sore Ini
-
Sukses Jalankan Reses II 2022, DPRD Kota Bekasi Siap Perjuangkan dan Realisasikan Aspirasi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet