SuaraBekaci.id - Tiga orang diamankan polisi terkait kasus percaloan di Terminal Induk Kota Bekasi yang viral di media sosial belakangan ini.
Ketiga orang tersebut berinisial PS, MM, dan TH.
Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Rusit Malaka mengatakan, modus yang digunakan para pelaku dengan menawarkan tiket-tiket perusahaan otobus (PO) ke calon penumpang yang datang.
"Ada yang secara paksa, ada secara langsung dengan tiket-tiket yang para calo membuat secara palsu," kata Rusit, Jumat (13/5/2022).
"Mereka tidak bekerjasama dengan PO bus dan tidak kenal mereka dengan PO serta tidak pernah kerjasama," lanjutnya.
Rusit menjelaskan, pihaknya ke depan akan melakukan razia secara intensif agar tidak terjadi peristiwa serupa. Menurutnya, tindakan itu termasuk dalam premanisme.
"Harus benar-benar kita basmi terus jangan sampai dibiarkan begitu saja. Kita menakan tipiring (tindak pidana ringan), kita lakukan sidang di tempat, minta membuat efek jera kepada mereka," tegasnya.
Sebelumnya, beredar sebuah video dari seorang penumpang yang dipaksa membayar tiket dengan tujuan yang tidak jelas saat berada di Terminal Bekasi, Jawa Barat. Video itupun viral di media sosial setelah diunggah oleh akun tiktok @fikri_phone pada 11 Mei 2022.
Dari keterangan video, penumpang tersebut mengaku diminta membayar uang Rp 100 ribu. Hal itu setelah ia masuk ke dalam area Terminal Bekasi.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Orang yang Intimidasi Wartawan Saat Liput Kasus Calo di Terminal Bekasi
"Tiba-tiba ditangkul, ditanya mau pergi ke mana, aku jawab tujuanku mereka nulis di nota, padahal aku nggak minta," tulis pada keterangan dalam video tersebut.
"Aku diancam dan aku minta cencel, Rp 100 ribu buat uang pembatalan, padahal dari tadi aku belum konfrimasi apa pun untuk bus yang mau dinaikin," ungkapnya.
Kontributor: Fajar Setiawan
Berita Terkait
-
Ini Ciri-ciri Orang yang Intimidasi Wartawan Saat Liput Kasus Calo di Terminal Bekasi
-
ASN Pemprov Kalbar Ditangkap Polisi Lantaran Jadi Calo CPNS
-
Dipaksa Beli Tiket Bus di Terminal, Pria Ini Kena Ancam dan Denda Seratus Ribu oleh Oknum Calo Bus
-
Calo Paksa Penumpang di Terminal Bekasi hingga Diancam Disiram Kopi Panas, Dishub: Masyarakat Harus Peka Juga
-
Viral, Calo Bus Peras dan Ancam Calon Penumpang di Terminal Bekasi, Publik Pertanyakan Peran Dinas Perhubungan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK