SuaraBekaci.id - Patroli gabungan Polres Metro Bekasi Kota pada Sabtu (12/3), Polisi mengamankan 5 orang remaja diduga begal di Kaliabang Bungur, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
"Kelima orang diamankan lanjutan karena membawa senjata tajam, belum ada pembegalan, tapi kita duga kemungkinan bisa melakukan itu (begal)," tutur Kombes Hengki, Kapolres Metro Bekasi Kota, (14/3).
Untuk selanjutnya, kelima orang remaja yang di amankan akan diberikan penanganan hukum lanjutan.
"Kelima orang yang diamankan akan di proses hukum lanjutan," ucap Hengki.
Atas perbuatannya itu, kelima orang remaja tersebut dikenakan undang-undang darurat no. 1/1951
"Mereka akan dikenakan undang-undang darurat dengan ancaman 10 tahun penjara," ungkap Hengki.
Sebelumnya, polisi mengamankan total 29 orang remaja, namun 24 diantaranya di izinkan pulang ke orang tuanya.
"Ya total kemarin pada pengamanan Sabtu malam, kita amankan 29 orang remaja, namun 24 orang remajanya kita kembalikan ke orang tuanya," cakap Hengki.
Ke-24 remaja yang dipulangkan ke orang tua masing-masing itu dilakukan Polres Metro Bekasi Kota di halaman Polres Metro Bekasi Kota Jalan Pangeran Jayakarta, Kota Bekasi.
Pihak Polres Metro Bekasi kota mengingatkan kepada orang tua para remaja yang dipulangkan ini untuk bisa menjaga dan memantau buah hatinya untuk tidak keluar malam.
Ditegaskan oleh Kombes Pol Hengki bahwa saat ini masyarakat kota Bekasi sangat khawatir dengan maraknya aksi tawuran yang terjadi.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas