SuaraBekaci.id - Rafka Adi Putra, bocah 11 tahun yang mengidap obesitas berat dari Babelan, Kabupaten Bekasi saat ini kembali ke rumah setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi.
Rafka kembali ke rumah setelah ia marah dan mengamuk meminta pulang.
"Waktu itu hari Jumat dibawa ke RSUD, terus dapat penanganan di ruang IGD, kayak di infus dan di cek semua kondisinya," ucap Nur Sadiah (31), kakak pertama Rafka kepada Suara.com, Sabtu (12/3/2022).
Pihak RSUD Kabupaten Bekasi kemudian memperbolehkan Rafka untuk pulang setelah melalukan pengecekan detail.
"Paling sama Rafka yang suka ngamuk-ngamuk minta pulang terus, karena dia kan emang ada keterlambatan psikis ya mas, jadinya marah-marah mulu dia minta pulang," tambah Nur.
Pihak dokter RSUD Kabupaten Bekasi kemudian menyarankan untuk pihak keluarga melanjutkan penanganan ke RSCM
"Kita pihak keluarga juga konsultasi sama dokter katanya gak papa di bawa pulang aja, paling hari ini (12/3) harus ke Puskesmas, nanti hari Senin (14/3) harus ke RSCM," kata Nur.
"Iya pihak sana bilang kalo di RSUD gak bisa menangani obesitas, malah kita disuruh milih mau RSCM atau RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung, kata dia teh," ujar Nur.
Sampai saat ini pihak keluarga belum bisa menentukan langkah seperti apa yang harus diputuskan, melihat kondisi Rafka yang belum mau dirawat.
"Gak tahu mas kita juga bingung, Rafka nya sendiri soalnya gak mau dibawa gitu-gitu, marah-marah mulu," tutupnya.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan