SuaraBekaci.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/2) memanggil Sekretaris Daerah Pemkot Bekasi Reny Hendrawati. Pemanggilan Reny untuk diperiksa keterangannya terkait kasus walikota nonaktif, Rahmat Effendi.
Menurut Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Reny Hendrawati dipanggil dengan kapasitas sebagai saksi.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RE (Rahmat Effendi)," kata Ali Fikri.
Pada hari ini, pihak KPK juga memanggil sejumlah saksi lainnya. Diantaranya, Lurah Jakamulya, Bahrudin, Lurah Bojong Menteng, Hasan Suwalawat.
Selain dua lurah itu, tim penyidik KPK juga memeriksa Staf Kota Bintang, Rayatri Ingchelio, Asisten Daerah Bidang Pemerintah Pemkot Bekasi, Yudianto dan Staf PT Hanaferi Sentosa, Fran Culio.
Sebelumnya, Rabu (2/2) pihak KPK juga memeriksa keterangan dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi Kusnanto.
"Hari ini, Kusnanto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RE," ujar Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara.
Saat pemeriksaan Kusnanto, pihak KPK juga memanggil lima saksi lainnya, Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Heryanto, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Kota Bekasi Rina Oktavia, dan Staf Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kota Bekasi Lani Sundari.
Pihak KPK juga sempat memeriksa keterangan dari ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman Juwono Putro. Saat dilakukan pemeriksaan itu, Chairoman mengaku telah mengembalikan uang Rp 200 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi