SuaraBekaci.id - Plt Bupati Bekasi Akmad Marjuki meminta warga di Kampung Tapak Serang RT 005/03, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangungin, Kabupaten Bekasi untuk bisa pindah ke posko darurat.
Pemkab Bekasi juga sudah membuat jalur evakuasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dirinya mengimbau kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar tanggul Sungai Citarum agar waspada.
“Masyarakat yang tinggal di sekitar tanggul, saya imbau untuk waspada pada saat malam hari, jika dilihat sudah tidak aman, segera lakukan evakuasi ke posko yang sudah disediakan," pesannya.
Ia menjelaskan, ada 49 titik tanggul kritis di Kabupaten Bekasi yang harus diperbaiki secara permanen. Perbaikan secara darurat juga sudah dilakukan BBWS terhadap 13 titik tanggul yang kritis, namun ada beberapa diantaranya yang kembali jebol.
Baca Juga: 3 Hari ke Depan, BMKG Minta Warga Waspada Peningkatan Curah Hujan di Bekasi dan Sekitarnya
Akhmad Marjuki mengatakan, meski perbaikan tanggul kritis ini merupakan wewenang dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Namun Pemerintah Daerah sudah melakukan langkah-langkah darurat dan mendirikan posko kesiapsiagaan untuk keamanan warga.
“Kita selaku pemerintah daerah sudah berkirim surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaiki tanggul kritis di Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang Operasional BBWS Citarum Joko Ahmad Salim mengatakan, pada tahun 2021 pihaknya sudah melakukan penanganan sementara tanggul kritis dengan menggunakan bronjong dan giobeg. Namun di awal tahun 2022 terjadi kerusakan sehingga pihaknya saat ini sedang berupaya untuk memperbaiki kembali.
“Kita akan memperbaiki kembali tanggul Sungai Citarum yang kritis ini secara permanen, namun kita memerlukan kondisi yang bagus agar dapat sesegera mungkin bilamana sudah siap untuk dilakukan pengerjaan,” jelasnya.
Saat ini pihak BBWS sudah mengkaji dengan tim bina teknik, akan memperbaiki sisi dalam tanggul kritis dengan menggunakan kerucut bambu, dan sisi luar tanggul diperkuat secara permanen dengan memasang batu kali. [HUMAS PEMKAB BEKASI]
Berita Terkait
-
Tampang 2 Preman Ngamuk Minta Jatah ke Pedagang Sayur Pasar Bekasi, Positif Nyabu
-
Gegara Tegur Pria Pakai Knalpot Brong di Area IGD, Satpam RS di Bekasi Dianiaya Hingga Kejang
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Pemudik Motor Padati Kalimalang
-
32 Situ di Bogor dan Bekasi Hilang, Nusron Wahid: Saya Baru Jadi Menteri ATR
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Berhasil Menjadi Desa Pembangunan Berkelanjutan
-
Viral Dua Preman Ngamuk di Pasar Baru Bekasi, Pelaku Positif Sabu-sabu
-
Berdiri 2019, Kini Minyak Telon Lokal Habbie Capai Omzet Belasan Juta Rupiah
-
BRI Raih Penghargaan Internasional, Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan
-
Libur Lebaran 2025, Super Apps BRImo dari BRI Siap Layani Transaksi Tanpa Hambatan