SuaraBekaci.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kota Bekasi. Menurut pihak internal KPK, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi
"OTT Wali Kota Bekasi dengan pengusaha," ujar sumber internal KPK, Rabu (5/1/2021).
Terkait kasus yang menimpa Wali Kota Bekasi itu, pihak KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut. Rencananya pada Kamis, (6/1/2021) pihak KPK akan melakukan konfrensi pers terkait hal tersebut.
Pantauan SuaraBekaci.id di kantor Pemerintahan Kota Bekasi pada sore hari terbilang sepi.
Sedangkan suasana di rumah pribadi Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang berada di wilayah Kelurahan Pekayon jaya, Kecamatan Bekasi, Kota Bekasi hanya terlihat satu orang penjaga keamanan.
Pintu rumah yang terbuat kaca dan dilapisi hordeng juga tertutup rapat.
Rumah yang terlihat mewah ini didominasi dengan warna kuning identik dengan warna partai Wali Kota Bekasi, Partai Golkar.
Di depan rumah sebelah kanan terlihat pos pengamanan dengan stiker 'tamu wajib lapor'.
Sedangkan di bagian sisi kiri depan rumahnya terdapat sofa, meja, dan kipas angin yang diduga berfungsi untuk menerima tamu di luar.
Baca Juga: Dikabarkan Tangkap Wali Kota Rahmat Effendi, KPK Benarkan OTT Di Bekasi
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya