SuaraBekaci.id - Meski alami stroke, guru SD di Karawang ini tetap pantang menyerah walau tertatih ikut seleksi.
Kisah ini , seorang guru SD di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang, Imas Kustiani, sudah 13 tahun mengabdi dengan status Guru Honorer K2. Sambil terus mengabdi, mendidik, Imas berharap, menunggu suatu saat pengabdiannya dianggap dan menjadi pegawai pemerintah.
Kini saatnya tiba, seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sedang berlangsung. Imas tak ingin melewatkan kesempatan itu, meski harus tertatih karena penyakit stroke yang sedang dideritanya, Imas tanpa menyerah mengikuti rangkaian seleksi tersebut.
Stroke yang dialaminya sudah berlangsung selama tujuh tahun terakhir, selama itupun Imas tak berhenti mengabdi, mengajar membangi ilmu pada anak-anak didiknya.
Kisah ini dibagikan akun instagram @karawanginfo_official .
Menurut caption @karawanginfo_official, Telah menjadi prinsip Imas bahwa ilmu pengetahuan yang diperolehnya selama di bangku kuliah hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan harus benar benar bisa bermanfaat untuk banyak orang,khususnya untuk anak anak sekolah tersebut agar menjadi generasi penerus yang cerdas. Dengan segala keterbatasan fisiknya setiap hari Imas diantar oleh sang suami kesekolah.
Dalam unggahan tersebut tampak Imas juga mengikuti seleksi Guru P3K di SMA Negeri 3 Karawang.
Perjuangan Imas Kustiani turut di apresiasi oleh warganet yang merasa haru dan kagum akan kegigihannya, mereka berlomba lomba mengirimkan doa untuk sang Guru melalui kolom komentar.
“Masyaallah..smga ibu imas disehatkan kembali..terharu bgt sama kegigihannya utk mengajar..smga ibu imas diberi risky yg tak terduga “doa dari pemilik akun aam_lailatul
Baca Juga: Gara-gara STNK, Pengendara Ribut Lawan PJR di Tol Jakarta-Cikampek
“ mugi aya kebijakan kanggo guru2 sepuh NU tos ngabdi ka bidang pendidikan sa umur hirupna,kedah aya penghargaan ( semoga ada kebijakan untuk guru2 usia lanjut yang telah mengabdi di bidang pendidikan seumur hidupnya dan juga mendapatkan penghargaan” komentar lain dari reza.442
Seolah mendapatkan doa dan dukungan dari Anak didik,para guru dan warganet informasi terkini Imas Kustiani telah lulus berhasil lolos seleksi dan sedang maju ke tahap berikutnya
“ semoga info ini benar berdasarkan informasi yg diterima dari staf dirjen GTK,ibu ini alhamdulilah diluluskan karena kegigihannya..sudah sampai ke mas Nasdim,menurut info ibu itu sedang di mintai biodata” ucap pemilik akun zein_pasukanmaulid yang langsung diamini warganet lain.
(Kontributor: Ririn Septiyani)
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi P3K, Skema Afirmasi Disiapkan
-
Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas
-
5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Lokasi Samsat Keliling di 14 Titik Wilayah Jadetabek
-
Fitur QRIS Tap dari BRImo, Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Cara Mengelola THR agar Lebaran Tidak Berujung Pusing
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek