Ketika badai matahari ekstrem berlangsung, sulit diprediksi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan internet bawah laut yang rusak. Oleh karena itu, akan ada kemungkinan terjadi pemadaman internet dalam skala besar yang berlangsung selama beberapa minggu atau bulan terakhir. Itulah yang kemudian akan secara ekstrim disebut kiamat internet.
Ekonomi akan Terdampak
Secara otomatis, kiamat internet juga berhubungan dengan roda ekonomi di berbagai negara. Seluruh aktifitas ekonomi yang berlangsung menggunakan internet akan langsung terdampak.
Jutaan orang bisa kehilangan mata pencarian selama koneksi internet terputus. Dampak kiamat internet pada ekonomi di Amerika Serikat saja dalam sehari diperkirakan lebih dari 7 miliar dollar AS. Nilai itu menyentuh Rp 99,720 triliun. Oleh karena itu, para ilmuwan menyarankan agar operator jaringan internet mulai menganggap serius ancaman cuaca matahari ekstrem ini.
Sejarah Kiamat Internet
Berdasarkan catatan sejarah, badai matahari ektrem pernah terjadi pada 1859 dan 1921. Badai yang terjadi tahun 1859 mengakibatkan kabel telegraf terbakar dan aurora yang biasanya terlihat hanya di kutub bisa terlihat di dekat Kolombia.
Kemudian badai pada 1989 terjadi dalam skala lebih kecil namun dapat membuat seluruh provinsi Quebec di Kanada padam selama sembilan jam. Demikian uraian tentang apa itu kiamat internet yang sedang jadi pembahasan di dunia maya.
Itulah penjelasan apa itu kiamat internet beserta dampak dan sejarahnya. (Suara.com/ Mutaya Saroh).
Berita Terkait
-
Ilmuwan Temukan Asal Badai Matahari dari Lapisan Tersembunyi, Bisa Jadi Prediksi Cuaca Antariksa
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Ilmuwan Buat Chip 6G Pertama di Dunia, Potensi Kecepatan Internet Tembus 100 Gbps
-
Telkom Makin Gencar Jualan Bisnis Jaringan Internet
-
Komdigi Jamin Jaringan Internet di Area Arus Mudik Stabil Selama Lebaran, Rata-rata 30-50 Mbps
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?