- Tembok belakang SDN Tebet Barat 08 Pagi roboh akibat faktor usia bangunan yang sudah tua dan lapuk.
- Peristiwa tersebut terjadi di Jakarta Selatan pada Senin malam, 4 Mei 2026, pukul 22.00 WIB tanpa korban.
- Pihak berwenang telah melakukan penanganan sementara berupa pembersihan puing serta membatasi akses jalan di lokasi kejadian.
SuaraBekaci.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jakarta Selatan menyatakan penyebab tembok roboh di SDN Tebet Barat 08 Pagi karena faktor usia bangunan material.
"Faktor usia bangunan material yang sudah tua dan lapuk serta usia bangunan sejak tahun 2015," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar saat dihubungi di Jakarta, Senin 4 Mei 2026.
Sukendar mengatakan dari hasil asesmen tembok tersebut usia bangunan sudah tua dan lapuk serta bagian bawah tembok terkikis air, sehingga disarankan untuk menghindari akses jalan agar tidak membahayakan masyarakat sekitar.
Dia mengatakan kejadian awal tembok sekolah roboh pada Senin (4/5) malam pukul 22.00 WIB dan ditangani pukul 22.30 WIB.
Mengetahui hal itu, kepala sekolah melaporkan ke RT dan RW setempat telah terjadi bangunan roboh di bagian tembok belakang SDN Tebet Barat 08.
Selanjutnya RT dan RW berkoordinasi dengan pihak kelurahan selanjutnya dilakukan penanganan sementara oleh pihak Kelurahan Tebet Barat.
Adapun saat ini penanganan masih berlangsung dengan memasang karung, terpal dan pengangkutan puing bangunan.
Pihaknya memastikan tidak ada korban dan pengungsian serta berkoordinasi dengan unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait. Kerugian juga masih dalam tahap pendataan.
"Objek kejadian, yakni lima petak bangunan sekolah dan area kantin," ucap dia.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi