SuaraBekaci.id - Kebijakan baru dikeluarkan Pemerintah Kota Bekasi mewajibkan warganya divaksinasi Covid-19, sebelum membuat dan memperpanjang SIM.
Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 bertujuan menciptakan kekebalan komunitas masyarakat khususnya Kota Bekasi terus berlangsung.
Dia menyebut, pewajiban vaksin pada pelayanan publik untuk memacu masyarakat agar mengikuti vaksinasi Covid-19.
"Pemerintah Kota Bekasi mewajibkan keapda seluruh warga masyarakat Kota Bekasi yang akan melakukan pengurusan pelayanan publik," kata Rahmat Effendi dilansir dari Ayobandung, Senin (13/9/2021).
Pelayanan publik dimaksud seperti pengurusan perizinan, pembuatan KTP, perpanjangan SIM, dan pelayanan publik lainnya.
Wali kota yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, masyararakat yang sudah divaksin tinggal menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat akan mengakses layanan-layanan publik tersebut.
"Untuk menggunakan barcode atau aplikasi PeduliLindungi yang di dalamnya tercantum bukti telah melakukan vaksinasi Covid-19," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terduga Teroris Berinisial "AR" Dipastikan Warga Kudus
-
Dalih Mau Lunasi Utang Rp 900 Juta, Pria di Bekasi Serang Pemberi Utang
-
6 Sungai di Bekasi Tercemar Limbah Industri hingga Berbau Busuk, Ini Daftarnya
-
Jenazah Bustanil, Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan di TPU Perwira Bekasi
-
Warga Sukawangi Bekasi Kesulitan Air Bersih
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan