SuaraBekaci.id - Nasib nahas menimpa seorang pria berinisial T warga Jalan Mawar Indah Blok CH 16 Rt 008 RW 019 Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Dia diserang oleh AJ dan kelima rekan pelaku di kediamannya, Jumat (10/9/2021) malam. Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka sayatan di lengan.
Insiden ini pun viral setelah videonya diunggah akun Instagram @jabodetabekcom, Sabtu (11/9/2021).
Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat membenarkan adanya peristiwa penyerangan terhadap T oleh AJ dan kawan-kawannya.
Agus mengatakan kasus ini berawal dari permasalahan utang piutang. Pelaku AJ datang ke rumah korban dengan tujuan berpura-pura membayar utang.
Lalu, AJ meminta korban untuk mendatangkan keluarga korban sebagai saksi sebagai syarat pelunasan utang senilai Rp 900 Juta.
"Pelaku berpura-pura akan melunasi utangnya sebesar Rp 900 juta. Namun pelaku meminta ada saksi yang melihat dari pihak korban dan pihak pelaku saat membayar," kata Agus saat dikonfirmasi SuaraBekaci.id, Sabtu (11/9/2021).
Memenuhi permintaan pelaku, T pun mendatangkan istri dan adiknya. Sedangkan pelaku AJ membawa lima rekannya dengan inisial BP, S, E, OS, MA yang sebelumnya sudah menunggu di dalam mobil.
Ketika sudah berkumpul di ruang tamu korban, lanjut Agus, terjadi percekcokan antara AJ dan korban sehingga terjadi penyerangan yang dilakukan oleh AJ dan rekan-rekannya.
Baca Juga: 6 Sungai di Bekasi Tercemar Limbah Industri hingga Berbau Busuk, Ini Daftarnya
"Lalu pelaku menyerang korban yang dibantu oleh teman-temannya dengan menggunakan alat semprotan mata berisi air cabai, pisau dan alat setrum," jelasnya.
Akibat penyerangan itu, TIJ mengalami luka sayatan pisau di bagian lengan. Sementara istrinya mengalami luka memar pada bagian lengan kiri akibat alat setrum, dan ibu korban mengalami lecet pada lengan kanan.
"Setelah menganiaya korban, para pelaku pergi meninggalkan rumah korban dan bapak dari korban langsung mengunci rumah dari dalam kemudian berteriak maling," jelas Agus.
Teriakan tersebut membuat warga mengejar para tersangka dan pihak keamanan setempat menutup akses pintu keluar perumahan sehingga pelaku tidak bisa melarikan diri.
"Berhasil diamankan oleh warga. Kemudian warga melaporkan ke Polsek Medan Satria," jelasnya.
Atas kejadian ini, polisi mengamankan 1 bilah pisau, 2 alat setrum, 1 senpi softgun,1 senpi rakitan, 7 butir selongsong, 2 ikat tambang, 4 borgol, 2 lakban hitam, 6 pasang sarung tangan karet, 1 unit mobil Honda Jazz.
Berita Terkait
-
Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis
-
Warga Bantargebang Keluhkan Bantuan Air BPBD: Dua Tangki Kurang, Butuhnya 10!
-
Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari
-
Remaja di Sukatani Bekasi Tewas Usai Terlibat Duel Celurit 1 Lawan 1
-
Pekerja Proyek yang Keroyok Satpol PP di Bulungan Diburu Polisi!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar