SuaraBekaci.id - Sedikitnya enam sungai di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tercemar limbah industri. Hal ini berdasarkan hasil penyisiran sungai dari hulu hingga hilir yang bermuara di perairan Kecamatan Muaragembong yang dilakukan komunitas lingkungan hidup Save Kali Cikarang.
"Dari tujuh sungai yang melintasi Kabupaten Bekasi, hanya satu yang kondisinya terbilang baik dengan indikator tidak berwarna gelap dan berbau serta masih terdapat ikan yang hidup di sungai tersebut," kata penggiat komunitas lingkungan hidup Save Kali Cikarang Dedi Kurniawan, dikutip dari Antara, Sabtu (11/9/2021).
Enam sungai yang tercemar limbah industri hingga berwarna gelap dan berbau busuk itu, antara lain Kali Cabang, Kali Jambe, Kali CBL, Kali Cipamingkis, Kali Citarum, dan Kali Cilemahabang.
Beberapa di antaranya bahkan mengeluarkan asap yang menandakan suhu di sungai itu tinggi akibat kadar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Sementara satu sungai lainnya yakni Kali Cikarang kondisinya masih terbilang baik, meski hanya di bagian hulu hingga ke tengah sedangkan dari tengah hingga hilir mulai tercemar lantaran melintasi kawasan industri.
"Saat ini satu-satunya aliran air yang masih bagus dan punya hewan endemik yakni Kali Cikarang. Itu pun hanya dari hulu sampai tengah, dari gunung karang sampai Cikarang Barat. Sisanya ya limbah lagi," katanya.
Dedi menyatakan berdasarkan hasil penyisiran sungai mulai dari Kecamatan Cikarang Barat sampai Muaragembong melewati Kecamatan Sukatani, Sukawangi, dan Cabangbungin, kondisi airnya sudah tidak layak lagi disebut sungai melainkan pembuangan limbah B3.
"Kondisi ini diperburuk dengan banyaknya kekeringan di sejumlah wilayah. Akibatnya warga terpaksa menggunakan sungai yang tercemar karena tidak memiliki pilihan lain. Bayangkan seburuk apa dampaknya bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat, ini kejahatan lingkungan luar biasa," katanya.
Dia mencatat pencemaran ini berkaitan erat dengan jalur sungai yang melewati kawasan industri, apalagi belakangan ini kawasan itu menjadi objek vital.
Baca Juga: Jenazah Bustanil, Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan di TPU Perwira Bekasi
Dia menduga banyak perusahaan membuang limbah yang tidak memenuhi kadar mutu kualitas batu langsung ke sungai-sungai tersebut.
Lebih dari itu, kata dia, limbah yang dibuang ke sungai tidak hanya berbentuk cairan namun juga sisa produksi berupa benda padat.
"Ada bahan seperti swap, lumpur dari akumulasi pembuangan atau sisa produksi pabrik," ucapnya.
Menurut dia kondisi ini telah berlangsung selama bertahun-tahun bahkan setiap pergantian kepala daerah, persoalan pencemaran selalu menjadi prioritas namun tidak pernah terselesaikan.
"Kuncinya pada konsistensi dan seberapa tegas pemerintahan ini. Lihat wajah rakyat Kabupaten Bekasi di wilayah utara mandi saja harus menggunakan air lumpur yang bau, sudah sangat tidak layak. Mau sampai kapan seperti ini," katanya.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan menindaklanjuti hasil peninjauan di lapangan, pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel air sungai yang tercemar tersebut. Hasil pengujian akan menjadi dasar penindakan pemerintah daerah.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi
-
Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil