SuaraBekaci.id - Warga Bekasi olahraga di Grand Wisata Tambun dibubarkan. Sebab menimbulkan keramaian di tengah PPKM Darurat Jawa-Bali.
Pembubaran dilakukan Personel Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi. Polisi membubarkan kegiatan olahraga yang tengah dilakukan warga di kawasan Grand Wisata Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu, dengan menggunakan pengeras suara dari mobil patroli lalu lintas.
"Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kegiatan olahraga dilarang, hanya boleh dilakukan di rumah atau minimal di depan rumahnya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono, Minggu.
Pembubaran itu dilakukan saat petugas tengah berpatroli dan mendapati sejumlah kerumunan warga sedang melakukan olahraga di sepanjang jalan kawasan Grand Wisata.
"Langsung kami bubarkan, kami imbau agar mereka segera pulang kembali ke rumah masing-masing," katanya.
Argo menjelaskan warga dibubarkan saat sedang berolahraga sepeda, lari, dan juga berjalan kaki. Banyaknya jumlah warga yang beraktivitas memicu terjadinya kerumunan.
"Walaupun sudah memakai masker, tapi banyak dari mereka yang tidak menggunakannya dengan benar. Banyak warga yang berolahraga juga membuat kerumunan," ujarnya lagi.
Sesuai ketentuan PPKM Darurat, kata dia, aktivitas olahraga dilarang untuk dilakukan di area publik terlebih dalam jumlah massa yang relatif besar. Olahraga boleh saja dilakukan di rumah maupun halaman depan rumah.
"Bukan olahraganya yang tidak boleh, olahraga sangat baik bagi kesehatan. Tapi saat PPKM Darurat ini masyarakat dilarang melakukan aktivitas olahraga di luar lingkungan permukimannya, termasuk bersepeda atau gowes maupun jogging," katanya lagi. Tak hanya itu, kata Argo, sejumlah pedagang juga diimbau untuk menutup lapak dan hanya boleh melayani take away atau layanan makan dibungkus dan dibawa pulang.
Baca Juga: PPKM Darurat Bekasi, Warga Muaragembong Dilarang Mancing Ikan di Sungai dan Kolam
"Lapak kami suruh tutup, maksudnya itu kan pada gelar kursi sama karpet kami minta dilipat dan tidak disediakan untuk makan di tempat," ujarnya lagi.
Argo meminta masyarakat melakukan aktivitas di rumah saja selama masa PPKM Darurat. Mereka yang boleh keluar hanya untuk kepentingan bekerja di sektor esensial dan kritikal serta untuk membeli kebutuhan pokok saja.
"Selebihnya kalau tidak ada kepentingan dan hanya untuk main-main saja, diminta untuk di rumah saja," kata dia.
Argo juga terus mengimbau agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan 5M dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (Antara)
Berita Terkait
-
HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran
-
Update Kasus Korupsi Bekasi, KPK Telurusi Vila Milik Polisi Yayat Sudrajat di Subang
-
Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur
-
Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis
-
Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan