SuaraBekaci.id - Jumlah lulusan SD di Kota Bekasi pada tahun 2021 tidak sebanding dengan daya tampung SMP negeri dan swasta yang ada di wilayah setempat. Diperkirakan, akan terdapat sebanyak 45.431 anak lulusan SD.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah meyatakan, terdapat dua hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut agar seluruh lulusan SD tetap dapat melanjutkan pendidikannya.
Pertama, lulusan SD yang tak tertampung dapat bersekolah di luar Kota Bekasi. Atau, yang kedua, sekolah swasta menambah kuota penerimaan murid.
Inayatullah menjelaskan, sekolah negeri dapat menampung maksimal 35 persen jumlah lulusan SD.
Meskipun terdapat dua solusi tersebut, dia mengharapkan agar sekolah swasta yang ada di Kota Bekasi menambah kuota penerimaan murid. Supaya, lulusan SD di Kota Bekasi yang tidak masuk di sekolah negeri tetap dapat bersekolah di wilayah setempat.
"Sekolah negeri maksimal mampu tampung 35 persen. Sementara lulusan sisanya diharapkan swasta. Nah swasta nampung berapa. Misal swasta ditambah rombelnya. Kan bisa tuh memenuhi target," katanya dilansir dari AyoBandung.com -- jaringan Suara.com, Selasa (8/6/2021).
Lebih lanjut, Inay menyampaikan bahwa dengan melakukan hal tersebut maka sekolah swasta juga tetap mendapatkan murid.
"Semoga swasta bisa menampung semua dan diharapkan swasta ga ada yang ga dapat murid," ujarnya.
Inay sempat menuturkan bahwa SMP negeri di Kota Bekasi hanya mampu menampung 13.472 lulusan SD. Sisanya, sebanyak 31.959 anak ditampung di sekolah swasta.
Baca Juga: Layanan Online Disdukcapil Kembali Normal Usai Diduga Diretas
Akan tetapi, daya tampung sekolah swasta diperkirakan hanya mencapai sekitar 20 ribu anak saja. Sehingga, diharapkan sekolah swasta dapat menambah jumlah kuota mereka.
Berita Terkait
-
Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Diduga Serangan Jantung, Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Makkah
-
Bawa Kabur Uang Rp84 Juta, Kantor Wedding Organizer di JGC Ternyata Sudah Kosong
-
Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Begal Hingga Tawuran
-
Ditipu Wedding Organizer, Pengantin Menangis Resepsi Tanpa Dekorasi dan Makanan
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi