Terkait dengan kabar bahwa kafe tersebut milik dari anak Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Abi mengaku belum mengetahuinya.
"Sampai pada saat ini owner-nya, kami hanya tau owner-nya saja. Kalau untuk bahwa itu punya anak pak wali kota saya juga kurang paham. Tapi yang jelas bahwa disana itu bukan putra atau putri beliau (wali kota)," katanya.
Dia mengaku akan mencari tahu pemilik dari restoran tersebut.
"Sampai saat ini saya akan tanyakan lagi, makanya hari ini kita kumpulkan," katanya.
Abi tidak dapat memastikan bahwa kafe tersebut merupakan milik anak wali kota.
"Kita akan kumpulkan hari ini para semua pemilik THM, termasuk yang bersangkutan kita kumpulkan hari ini untuk dilakukan pembinaan," ujarnya.
Diketahui, Pegiat Media Sosial Adam Deni melalui akun instagramnya @adngrk menyebut bahwa kafe itu merupakan milik anak Wali Kota Bekasi dan viral di media sosial.
Dia menyebut restoran itu tidak pernah tersentuh sidak atau didatangi Satpol PP sebagimana sejumlah tempat usaha lain yang ada di wilayah setempat.
Teranyar, Adam Deni mengaku mendapatkan ancaman dari pihak-pihak yang dia sebut sebagai ring satu wali kota.
Baca Juga: 12 Warga Positif Covid-19, Satu RT di Perumahan Bumi Anggrek Bekasi Micro Lockdown
Disidak Satgas Covid-19
Ahmad Alghozi Ramadhan membubarkan pengunjung Omma Restaurant yang terletak Jalan Raya Pekayon, Pekayon Jaya, Kota Bekasi, Minggu (6/6/2021) dini hari. Ahmad Alghozi yang mengaku sebagai Satgas Penanganan Covid-19 BNPB mendatangi restoran tersebut seorang diri.
Ahmad Alghozi Ramadhan mengatakan, kedatangannya ke tempat tersebut karena mendapatkan laporan dari warga mengenai penerapan protokol kesehatan dan jam operasional dari kafe tersebut.
"Pertama melanggar peraturan Pemda itu sendiri, Pemda itu jam 11 malam sudah tutup peraturannya, dan mereka sudah tahu dan kemudian daritadi liat sendiri, banyak yang datang jam segini, jam 12 lebih itu masih ada yang (mencoba) datang," katanya.
Sementara itu Assisten Manager Omma Restaurant, Yulianus Makka mengatakan sudah mengetahui tentang perda jam operasional tempat usaha.
"Sudah tahu, kita sudah menginformasikan (ke) tamu untuk pulang, cuman mereka tadi bilang tanggung karena masih ada sedikit minuman, jadi kita kasih sedikit aja (waktu)," jelasnya.
Berita Terkait
-
Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap
-
Siasat Pemudik Motor: Berangkat Malam Lewat Kalimalang Agar Tak Kepanasan dan Tetap Puasa
-
Surga Baju Lebaran Karya Desainer di Bekasi: Ramadan Rhapsody 2026 Hadir dengan Koleksi Lengkap
-
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pensiunan JICT: Pelaku Panik saat Kepergok Mencuri
-
Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Zona Merah, JK: Pemerintah Harus Aktif
-
Terjebak 6 Jam di Jalan Mudik? Ini Cara Mengubah Waktu Macet Jadi Waktu Istirahat Produktif
-
Jangan Sampai Muntah di Jalan! Ini 8 Trik Rahasia Agar Perut Anti Mabuk Saat Mudik
-
9 Tips Anti Gagal Mudik Motor Jarak Jauh, Nomor 3 Sering Dilupakan!
-
9 Persiapan Wajib Sebelum Mudik Agar Rumah Aman dari Kebakaran & Pencurian