SuaraBekaci.id - Beredar di media sosial modus penumpang kereta api tujuan Jakarta dengan berpura-pura naik KRL Commuter Line dari Stasiun Tambun ke Stasiun Cikarang namun ternyata turun di Stasiun Cibitung. Modus itu diungkap pengguna akun twitter @mieayam10rb.
Pengguna akun tersebut menyebut penumpang yang berpura-pura ke arah Cikarang padahal hendak ke Jakarta itu dengan sebutan penumpang gelap. Dia menyayangkan adanya penumpang yang ke arah Cikarang padahal sebenarnya ingin ke Stasiun Cibitung untuk naik KRL tujuan Jakarta.
"Halo @CommuterLine ini banyak penumpang gelap dari Tambun sengaja naik kereta Cikarang dan turun di Cibitung biar bisa naik kereta Jakarta, percuma dong kita2 yg berangkat lebih pagi untuk ngantri. Itu ada petugas pun diem aja," tulis @mieayam10rb, Minggu (23/5/2021) dilansir dari AyoJakarta.com -- jaringan Suara.com.
Pengguna akun itu meminta agar para penumpang yang melakukan hal tersebut dibatasi.
"Tolong dong @CommuterLine yg tegas dibatasi dua2 nya, baik ke arah Jakarta atau Cikarang. jgn ada yg curang bilangnya ke Cikarang ternyata turun di Cibitung buat naik kereta Jakarta," cuitnya.
Dia juga mengomentari petugas yang berjaga di stasiun agar tidak meloloskan para penumpang gelap.
"Sekelas @Commuterline SATPAM nya DIEM aja ketika ada penumpang yg BOHONG bilangnya ke Cikarang padahal ke JKT KOTA, giliran kita bilangin dia DIEM aja atau emg gagu?" katanya.
Cuitan pengguna akun twitter tersebut mendapatkan respon dari KAI Commuterline melalui akun twitternya.
"Selamat pagi, petugas kami aktif memberikan informasi saat KRL tiba di stasiun akhir, KRL wajib dikosongkan untuk menghormati pengguna KRL yang telah antre. Terkait laporan yang diberikan kami lakukan pengecekan? Tks." cuit akun @Commuterline.
Baca Juga: Viral Video Pencurian di Masjid An-Nur Bekasi, Warganet: Untung Ada Bocil
Warganet juga ikut memberikan komentar atas cuitan tersebut. Mereka menanyakan maksud dari penumpang gelap yang ditulis pengguna akun twitter itu..
"Maaf mas, mo tanya Ini definisi penumpang gelap itu bertiket kah atau ngakalin naik turun rute KRL ?" tanya akun @Julpikrar.
"Ngakalin naik ke cikarang dan turun di cibitung biar bs naik ke jakarta kalo mau kebagian kereta jakarta ya dateng lebih pagi ngantri, bkn malah main curang," jawab @mieayam10rb.
"Oalah.. maksutnya si penumpang ini turun di cibitung gpp seharusnya tapi harus tap out keluar stasiun dulu ya mas terus kalo mau ke jakarta ya tap in kartu masuk lagi stasiun lagi disitu ikut antri ya," tanyanya lagi.
"nah iya maksudnya gitu, kan kasian sm org yg benar2 ngantri dari pagi tiba2 ada penumpang gelap," demikian cuitan tersebut.
Berita Terkait
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
-
Mudik Nataru 2025, Penumpang Kereta Padati Stasiun Pasar Senen
-
Pakar UGM: Drama Tumbler Viral Jadi Cerminan Lemahnya Prosedur Layanan Publik
-
Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
-
Huru-hara Tumbler Tuku Hilang, Begini Aturan Bawaan di KRL dan Prosedur Jika Barang Tertinggal
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74