SuaraBekaci.id - Sejumlah 'potongan tubuh manusia' tercecer di halaman sebuah rumah yang berada di Perumahan Irigasi, Jalan Irigasi Tertia 3, Blok C3 Nomor 22, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Potongan tubuh manusia tersebut merupakan karya prostetik. Palsu tapi nampak seperti asli.
Terdapat seorang pria di rumah tersebut. Namanya Sarwo Edi (52) atau Kocom. Dia merupakan warga Bekasi yang dikenal sebagai seorang seniman prostetik.
Pria yang akrab disapa Bang Kocom ini telah membuat sejumlah karya. Seperti, replika potongan tubuh manusia dan hewan, topeng yang otentik dengan bentuk wajah hingga patung untuk properti film serta iklan.
Karya Bang Kocom kerap dipakai untuk film bergenre laga dan horor. Seperti, Bangku Kosong (2006), Pengabdi Setan (2017), Ratu Ilmu Hitam (2019), Perempuan Tanah Jahanam (2019), The Raid, dan Gundala (2019).
Karyanya juga digunakan dalam film yang menang dalam ajang Asian World Film Festival (AWFF) 2018, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017) karya Sutradara Mouly Surya.
Penonton film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak pasti melihat Marlina yang diperankan Marsha Timothy menenteng potongan kepala manusia. Potongan kepala tersebut merupakan salah satu karya buatan Bang Kocom.
Ditemui di kediamannya, Bang Kocom menceritakan perjalanan karier hingga karyanya dipakai dalam film-film populer di Indonesia.
Bang Kocom merupakan tamatan dari salah satu SD di Rawa Panjang, Kota Bekasi. Saat berhenti sekolah hingga beranjak dewasa dia sempat merasakan pahit getir kehidupan di jalanan.
Kehidupan ekonomi yang kurang beruntung, mencetak Bang Kocom menjadi orang yang mempelajari banyak hal agar mendapatkan pundi-pundi.
Baca Juga: 2 Pengedar Narkoba Ditangkap di Bekasi, Ratusan Gram Sabu Diamankan
Bang Kocom juga bergaul dengan banyak orang. Memperluas lingkup pertemanan sambil terus mengasah kemampuan.
"Kalau kita pasrah terus, repot," kata Bang Kocom kepada suarabekaci.id saat ditemui Selasa (12/1/2021) lalu.
Salah satu hal yang dia pelajari yakni membuat patung prostetik. Membuat karya prostetik tidak mudah.
Bang Kocom bisa karena telah terbiasa. Dia juga belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan saat membuat karya sebelumnya.
Seiring berjalannya waktu, kesalahan dalam pembuatan karya prostetik itu makin dipangkas. Kini, dia melakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan karyanya sesuai dengan yang diinginkan.
Bang Kocom mengatakan, kemampuannya mulai diketahui dunia perfilman ketika dia terlibat pada pembuatan film Bangku Kosong bersama temannya.
Tag
Berita Terkait
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya
-
KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bawa Kabur Uang Rp84 Juta, Kantor Wedding Organizer di JGC Ternyata Sudah Kosong
-
Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Begal Hingga Tawuran
-
Ditipu Wedding Organizer, Pengantin Menangis Resepsi Tanpa Dekorasi dan Makanan
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta