Setelah film tersebut, Bang Kocom mulai dikenal pembuat film lainnya. Karyanya pun mulai diminati dan dipesan untuk kebutuhan film laga dan horor lainnya. Bahkan, Bang Kocom pernah mendapatkan pesanan dari studio film luar negeri.
"Ada orang dari Swiss, Hongkong dan Singapura di studio apa tuh, saya ikut ke sananya juga" katanya.
Bang Kocom mengaku senang berkarya sebagai seniman prostetik. Dia sangat bangga ketika karyanya dipakai dalam sebuah film.
Apalagi bila karyanya dipoles menjadi lebih keren dengan tambahan efek dari tim efek grafik komputer atau Computer Generated Imagery (CGI).
"Saya nonton juga filmnya supaya bisa tau bener engga, tapi kadang saya suka bingung nyariin, 'mana nih yang gue bikin apa dibuang apa gimana'. Kadang suka dibantu juga dari pihak CGI-nya, jadi dia main komputer kalau punya kita miring ya sama dia dirapihin. Ya terima kasih juga buat orang-orang itu" ujarnya.
Karya prostetik Bang Kocom dibanderol dengan harga kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung permintaan dan tingkat kesulitan produksi. Biasanya ia menghabiskan waktu satu hingga dua minggu sesuai tingkat kerumitannya.
"Kalau proses pembuatan paling enggak perlu dua minggu paling sebentar, kalo kita udah punya cetakannya paling lima jam itupun cuma jempol kaki doang atau jempol tangan doang,” katanya.
Kini, dia bekerja dengan beberapa orang yang ada di rumah sekaligus tempatnya membuat patung prostetik. Yang ingin memesan, bisa langsung datang ke kediaman Bang Kocom.
Kontributor : Nihlah Fauziyatul Wafa
Baca Juga: 2 Pengedar Narkoba Ditangkap di Bekasi, Ratusan Gram Sabu Diamankan
Tag
Berita Terkait
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KPK Periksa Sekretaris Camat dan 5 Direktur Swasta dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan