SuaraBekaci.id - Petugas Polres Metro Bekasi menangkap 2 pengedar sabu jaringan antarkota di Kabupaten Bekasi. Keduanya yakni Jati alias Ong dan Boni.
Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi, Kompol Budi Setiadi mengatakan, Jati dan Boni ditangkap pada Kamis (14/1/2021) malam di wilayah Kota Bekasi.
Dia menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi adanya praktik peredaran sabu di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi. Pihakya mendalami informasi tersebut dan melakukan penyelidikan hingga mengarah pada tersangka Jati.
Pada hari penangkapan, polisi membuntuti Jati yang berada di wilayah Tambun. Jati, kata Budi, kala itu baru selesai mengedarkan sabu di wilayah Tambun Kabupaten Bekasi menuju ke arah Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Pihaknya langsung menangkap Budi di Ruko Plaza Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Kepada polisi, Jati mengaku dibantu seorang kurir bernama Boni dalam menjalankan aksinya. Polisi pun langsung menangkap Boni.
"Dari kedua tangan kedua pelaku diamankan tujuh paket sabu dengan total berat 146 gram narkotika jenis sabu siap edar," katanya, Sabtu (16/1/2021).
Dia menjelaskan, Jati dan Boni mengaku sudah 8 bulan mengedarkan narkoba di Kabupaten Bekasi.
Mereka mendapatkan narkoba jenis sabu itu dari bandar yang berada di wilayah Bandung, Jawa barat. Namun mereka tidak mengenalnya.
Baca Juga: Viral Sejoli Batal Naik Pelaminan Gegara Mempelai Pria Lupa Bawa Maskawin
"Penyerahan barang haram tersebut dilakukan dengan sistem tempel di wilayah Tanggerang Banten dan diedarkan di wilayah Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Budi menegaskan, kedua pelaku terancam dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2, Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup.
Berita Terkait
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
Rumah Mewah Eks Hakim Agung Gazalba Saleh Segera Dilelang KPK
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Tergiur Upah Rp40 Juta, Dua Kurir Sabu Ini Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!