SuaraBekaci.id - Sebanyak 7 dari 8 orang begal sadis yang aksinya merenggut nyawa Andika Putra Prananda (16) di Jalan Perjuangan, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi ditangkap polisi.
Mereka dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Metro Bekasi Kota, Senin (28/12/2020).
Terlihat, sebanyak tujuh orang berpakaian oranye menggunakan masker wajah berwarna hitam turun dari mobil Polsek Bekasi Utara. Tepatnya ketika kendaraan itu parkir di Mapolres Metro Bekasi Kota.
Mereka adalah NF alias Belo (25), AMM (17), AWS (17), MA alias Batak (18), MNF alias Jilong (25), IDP (17) dan AML alias Kuple (18).
Satu per satu orang turun. Batang hidung sebanyak 7 pelaku begal itu tidak terlihat sama sekali. Benar-benar tertutup rapat.
Mereka digiring polisi. Dari salah satu sudut seorang perempuan nampak memukul seorang pelaku menggunakan botol plastik air mineral kemasan.
Para pelaku tetap terus berjalan untuk masuk ke Aula Polres Metro Bekasi Kota. Tak lama kemudian, mereka dibawa keluar dari aula untuk ditampilkan dalam konferensi pers.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko juga keluar dari arah aula menggunakan masker untuk menyampaikan keterangannya.
Wijonarko mengungkap kasus tersebut. Kronologis pembegalan sadis hingga penangkapan 7 dari 8 orang pelaku itu.
Baca Juga: Ini Pesan Terakhir Korban Begal Bekasi ke Ibunya, 17 Menit Sebelum Tewas
Mereka beraksi menggunakan sepeda motor. Berpasangan satu sepeda motor dua orang.
[Suara.com/Istimewa]
Kemudian, Andika Putra Pradana melintas di sekitar lokasi kejadian. Pelaku itu kemudian mengejar Andika Putra Pradana yang seorang diri.
“Tiba-tiba kelompok pelaku langsung mengeroyok dengan menggunakan senjata tajam sehingga korban sempat melawan tapi mengalami luka pada bagian lengan dagu dan dada sebelah kiri,” kata Wijonarko, Senin (28/12/20).
Akibat luka dari sabetan senjata tajam itu, Andika Putra Prananda meninggal dunia dan ditemukan sejumlah saksi.
Polisi kemudian menelusuri keberadaan para pelaku dengan mengumpulkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Alhasil, pada Jumat (25/12/2020), satu pelaku ditangkap kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap 3 pelaku lainnya. Lalu, pada Minggu (27/12/2020) polisi kembali menangkap 3 pelaku.
Berita Terkait
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya
-
Lawan Hoaks dan Deepfake, Literasi Digital Jadi Benteng Masyarakat
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Sudah Berulang Kali Beraksi, Ini Motifnya
-
Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN
-
Siap-siap! Bansos PKH dan BPNT Triwulan Ketiga Cair 20 Juli 2026
-
Dari Dapur Kecil di Sidoarjo, Brownies Ketan Kini Tembus Pasar Internasional