- Ulama menganjurkan amalan sunnah pada Malam Nisfu Syaban sebagai persiapan spiritual menyambut bulan Ramadan.
- Amalan utama mencakup memperbanyak istighfar, taubat, doa memohon ampunan, serta membaca Al-Qur'an.
- Keutamaan malam ini adalah potensi diampuninya dosa, kecuali bagi yang menyimpan syirik dan permusuhan.
SuaraBekaci.id - Malam Nisfu Syaban bukan malam dengan ritual wajib khusus, tetapi para ulama menganjurkan memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk persiapan spiritual menuju Ramadan.
Malam Nisfu Syaban bukan soal ritual besar atau amalan yang rumit.
Keutamaannya justru terletak pada kesungguhan hati. Bertaubat, berdoa, dan memperbaiki hubungan—baik dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
Berikut amalan yang dianjurkan:
Baca Juga:Apa Hukum Bagi Orang Berpergian Jauh dan Tidak Puasa Ramadan?
1. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Ini amalan utama. Nisfu Syaban adalah momentum membersihkan diri dari dosa, baik yang disadari maupun tidak.
Astaghfirullahal ‘azhim menjadi doa yang paling sering dilantunkan malam ini.
2. Memperbanyak Doa
Umat Islam dianjurkan memanjatkan doa terbaik, khususnya memohon ampunan, dan umur yang berkah.
Baca Juga:Catat! Kapan Doa Qunut Ramadan 2024 Dibaca? Berikut Bacaan Lengkap: Latin dan Terjemahan
Berdoa mendapatkan rezeki yang halal dan cukup, hati yang istiqamah, dan husnul khatimah.
Banyak masyarakat juga membaca doa Nisfu Syaban yang berisi permohonan agar dicatat dalam kebaikan.
3. Membaca Al-Qur’an
Tidak ada jumlah khusus, namun membaca Al-Qur’an—baik beberapa ayat maupun satu juz—sangat dianjurkan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
4. Salat Sunnah
Salat sunnah dapat dilakukan secara individu, seperti salat taubat, salat hajat, dam salat sunnah mutlak.