- Pemerintah Denmark membentuk zona militer sementara di Kangerlussuaq dan Nuuk untuk penyimpanan peralatan militer Angkatan Bersenjata Denmark.
- Zona militer di kedua lokasi tersebut kini resmi terbentuk dan akan ditutup total dari akses publik serta berada di bawah pengawasan ketat.
- Pembentukan zona ini terjadi di tengah upaya AS mengakuisisi Greenland, yang ditanggapi serius oleh otoritas Denmark dan Greenland.
SuaraBekaci.id - Pemerintah Denmark membentuk zona militer tertutup di Kota Kangerlussuaq, Greenland, untuk penyimpanan peralatan militer, demikian disampaikan Kepolisian Greenland, Jumat (23/1).
Dalam suatu pernyataan, kepolisian itu menyebut telah menyetujui pembentukan zona militer sementara di Nuuk dan Kangerlussuaq yang akan digunakan oleh angkatan bersenjata Denmark.
Di Kangerlussuaq, zona militer sementara tersebut telah resmi dibentuk dan akan dimanfaatkan untuk menyimpan peralatan militer.
Sebelumnya, zona militer untuk penyimpanan peralatan telah dibangun di ibu kota Greenland, Nuuk, pada pekan lalu.
Baca Juga:Begini Respons China Soal Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza
Kepolisian juga menyatakan bahwa satu zona tambahan akan dibentuk di wilayah tersebut pada pekan depan untuk menampung sebuah hotel terapung.
Seluruh area tersebut akan ditutup untuk umum dan berada di bawah pengawasan ketat.
Greenland merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Namun, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa wilayah tersebut seharusnya bergabung dengan Amerika Serikat, dengan alasan pentingnya posisi strategis pulau itu bagi keamanan nasional.
Menanggapi pernyataan tersebut, otoritas Denmark dan Greenland telah memperingatkan Washington agar tidak berupaya mengambil alih Greenland.
Mereka menegaskan harapan agar integritas wilayah tetap dihormati.