Fitur TikTok yang pasti selalu didemonstrasikan saat kampanye adalah fitur Family Pairing atau keterlibatan keluarga. Fitur ini memberi akses pada orang tua untuk mengawasi aktivitas anak di TikTok dengan menghubungkan akun TikTok orang tua dan anak.
Pada Fitur Family Pairing orang tua dapat mengatur waktu layar penggunaan media sosial, membatasi konten, hingga memilih siapa saja yang dapat mengirim pesan ke anak.
“Ini semua kendalinya ada di orang tua,” ujar Anggi.
Di sisi lain, Founder SEJIWA Foundation, Diena Haryana, mengatakan tantangan terbesar untuk orang tua hari ini adalah mengajak anak keluar dari dunia digital dan berinteraksi secara langsung.
Baca Juga:Kecelakaan Maut di Bekasi, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan
Oleh karenanya, ia mengungkap setidaknya ada 3 resep yang bisa dilakukan orang tua untuk tetap terhubung secara langsung dengan anak tanpa menghentikan secara total akses digital anak.
“Pertama adalah screen time adalah mengingatkan remaja kita untuk mengontrol waktu layar mereka. Terus screen break, yaitu memastikan bahwa remaja kita tidak berlebihan (bermedia sosial), karena percayalah di atas setengah jam dia susah untuk keluar dari gadget. Jadi sebaiknya maksimum setengah jam kita ajak dia makan, main gitar, dan sebagainya,” jelasnya.
Terakhir, screen zone yakni menentukan area-area di rumah yang sebaniknya tidak boleh melakukan penggunaan gadget.
“Kami berharap ada tiga ruangan yang kota harapkan putra putri kita untuk tidak menggunakan gadget, pertama kamar, ruang makan, dan kamar mandi,” pungkas Dienna.
Kontributor : Mae Harsa
Baca Juga:Cerita Warga Bekasi Jadi Korban Banjir Kiriman Bogor: Air Setinggi 2 Meter