Fakta Baru Kasus Fatir Korban Bullying di Tambun: Sukaemah 'Tantang' Mau Damai atau Dilanjut

"Wali kelas ngomong ke Fatir. Dia (Sukaemah) ngomong mau lanjut apa nggak, bilang sama mama kamu,"

Galih Prasetyo
Kamis, 09 November 2023 | 10:21 WIB
Fakta Baru Kasus Fatir Korban Bullying di Tambun: Sukaemah 'Tantang' Mau Damai atau Dilanjut
Wakepsek SDN Jatimulya 09, Sukaemah (tengah) anggap perundungan dan hinaan kepada Fatir Arya Adinata (12), korban bullying hingga kaki diamputasi sebagai hal biasa (Suara.com/Mae Harsa)

Mediasi diminta Diana lewat Sukaemah sebagai wali kelas yang juga wakil kepala sekolah SDN Jatimulya 09, Tambun Selatan. Dalam mediasi itu, keluarga L sempat menjanjikan akan membantu biaya berobat Fatir, tapi hanya mau Rp200.000 selama 10 hari.

Mediasi itu dilakukan Diana setelah ia menjalani pemeriksaan kepada Fatir sempat tahap MRI. Hal ini ia lakukan agar bisa bicara dengan data, karena menurutnya maindset yang berkembang, Fatir cuma diselengkat.

"Saya maksa untuk bisa ketemu dengan keluarga si L. Saat mediasi pertama, dia (keluarga L) datang, ibu, bapaknya serta budenya yang mengerti medis," ujar Diana.

"Terjadi perdebatan di mediasi itu, budenya ini kan mengerti medis. Ada pembicaraan, 'ini kan ditanggung BPJS, yah operasi saja'," lanjut Diana.

Baca Juga:Diduga Korban Bullying, Dokter Ungkap Alasan Kaki Kiri Siswa SD di Bekasi Harus Diamputasi

"Saat itu pihak sebelah (keluarga L) menyanggupi biaya Rp200ribu, itu pun dibatasi 10 kali. Jadi Rp2 juta lepas. Uang itu pun tidak dikasih, hanya pembicaraan saja,"

Sukemah 'Tantang' Ibu Fatir

Sukaemah menurut pengacara ibu Fatir, Berto juga sempat bertanya perihal kasus tersebut. Pertanyaan itu dilontarkan ke Fatir oleh Sukaemah.

"Fatir, kamu ngomong ke mama kamu, ini diselesaikan secara kekeluargaan atau mau dilanjut," ucap pengacara Diana menirukan perkataan Sukaemah kepada Fatir.

"Wali kelas ngomong ke Fatir. Dia (Sukaemah) ngomong mau lanjut apa nggak, bilang sama mama kamu," tambahnya.

Baca Juga:Sesalkan Kasus Bocah SD di Tambun Jadi Korban Bully hingga Kaki Diamputasi, DPR: Kurang Etis Guru Anggap Cuma Candaan

Fatir kata sang ibu tentu saja tidak mengerti maksud perkataan dari Sukaemah tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini