Siapa Wowon Tersangka Kasus Pembunuhan Berantai? Korbannya Sekeluarga di Bekasi, Ngaku Bisa Bikin Kaya

Siapa Wowon Erawan? Tersangka kasus pembunuhan berantai yang salah satu korbannya sekeluarga di Bekasi.

Galih Prasetyo
Kamis, 19 Januari 2023 | 18:53 WIB
Siapa Wowon Tersangka Kasus Pembunuhan Berantai? Korbannya Sekeluarga di Bekasi, Ngaku Bisa Bikin Kaya
Petugas kepolisian masuk ke kontrakan tempat ditemukan satu keluarga tak sadarkan diri di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi (Suara.com/Danan Arya).

SuaraBekaci.id - Wowon menjadi salah satu tersangka kasus pembunuhan berantai dengan salah satu korbannya sekeluarga di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Terungkapnya aksi keji Wowon berawal ditemukannya satu keluarga tak sadarkan diri di rumah kontrakan yang berlokasi di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Kamis 12 Januari 2023.

Sekeluarga yang terdiri dari lima orang itu, tiga diantaranya meninggal dunia yakni AM beserta dua anaknya, RA dan MR. Sementara dua orang lainya lagi, yakni anak bungsu AM dan adik ipar AM selamat dan masih dalam proses pemulihan di RSUD Bantar Gebang, Bekasi.

Dari kasus sekeluarga di Bekasi ini, polisi berhasil mengungkap bahwa tewasmya AM, RA dan MR ialah aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Wowon Erawan alias Aki bekerjasama dengan dua rekannya yakni Solihin alias Duloh dan M Dede Solehuddin.

Baca Juga:Aki Wowon Cs Lakukan Pembunuhan Berantai, Polisi Temukan Kerangka Tulang Korban di Cianjur

Lantas siapa Wowon? Dari investigasi kepolisian, Wowon merupakan suami dari AM. Tidak hanya sebagai suami, Wowon ternyata berstatus bapak tiri dari AM.

Wowon menurut penjelasan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam menjalankan aksinya memiliki modus memperdaya korban dengan janji-janji bisa membuat orang kaya.

"Mereka melakukan serangkaian perjalanan pembunuhan atau serial killer dengan motif janji-janji dikemas suprnatural untuk sukses atau kaya," ucap Fadil dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Para tersangka ini melakukan penipuan, memberikan janji serta motivasi untuk korban bisa meraih kesuksesan hidup. Setelah korban terperdaya, korban menyerahkan harta benda lalu dibunuh, termasuk para saksi yang mengetahui.

"Ketiga tersangka, Dulah dan Aki Wowon adalah partner in crime, antara pelaku dan korban ada keterkaitan satu dengan yang lain. Dulah, Solihin dan Aki Wowon menceritakan dirinya bisa membuat orang menjadi kaya,"

Baca Juga:Kasus Keracunan Sekeluarga di Bekasi Bagian Pembunuhan Berantai Aki Wowon Cs, 9 Orang Tewas

Total korban aksi keji Wowon cs ini adalah 3 orang di Bekasi, 4 orang di Cianjur, dan 1 korban lainnya dibuang ke laut.

"Jumlah korban 3 orang meninggal di Bekasi, 1 korban selamat di Bekasi patut diduga terlibat setelah keluar kita sidik dan bisa jadi tersangka. Di Cianjur ada 4 korban, 1 kerangka lagi sedang dicari. Di Garut, sempat dikubur lalu dibuang ke laut," jelas Fadil.

Pengakuan Tetangga Korban di Bekasi

Sementara itu, tetangga korban pembunuhan di Bekasi, Ami (60) dijadikan saksi dan dimintai keterangan oleh pihak kopolisian.

Ami mengatakan pihak kepolisian sempat menunjukan foto pria yang sempat dikenalnya saat bertanya mengenai rumah kontrakan tersebut.

"Jadi begini, pak polisi, nanya ke emak kenal gak sama foto bapak ini? Terus saya bilang iya kenal ini yang pertama kali nyari kontrakan di sini," ucap Ami kepada SuaraBekaci.id

Lantas Ami menanyakan asal muasal foto tersebut. Petugas memberitahu bahwa foto itu di dapat oleh NR (5), anak AM yang saat ini masih dirawat di RSUD Bantar Gebang.

"Terus emak nanya dapet dari mana foto ini? Di jawab dapet dari rumah sakit nanya sama si eneng (NR)," ujar Ami.

Menurut keterangan NR yang didapat dari petugas kepolisian, bahwa sosok di foto itu pada malam sebelum sekeluarga ditemukan tak sadarkan diri, Kamis 13 Januari 2023 sempat datang dan mengopi.

"Iya ditanya kenal ga foto ini? Eneng jawab kenal ini baba (ayah) semalam, datang ngopi," cerita Ami.

Dirinya juga sempat dipertemukan oleh pemilik kontrakan terkait foto tersebut. Keduanya pun sepakat bahwa foto itu adalah orang yang pertama kali menyewa kontrakan.

"Nah terus emak dibawa ke yang punya kontrakan, nah terus bener ini yang ngontrak rumah," ujar Ami.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak