Media Italia Juluki Erick Thohir sebagai Silvio Berlusconi-nya Indonesia

"Perumpamaan Thohir sangat mirip dengan Silvio Berlusconi,"

Galih Prasetyo
Rabu, 16 November 2022 | 17:54 WIB
Media Italia Juluki Erick Thohir sebagai Silvio Berlusconi-nya Indonesia
Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA/HO-Kementerian BUMN.

SuaraBekaci.id - Menteri BUMN Erick Thohir mendapat julukan dari media Italia. Mantan pemilik Inter Milan ini jadi sorotan media Italia setelah menjamu Menlu Rusia, Sergey Lavrov yang disebut tanan kanan Vladimir Putin.

"Dulu dia memperkenalkan diri kepada Inter dengan menyebut idolanya adalahh Nicola Ventola dan hari-hari sekarang dia sibuk bertemu pemimpin dunia di KTT G-20, termasuk Sergey Lavrov, tangan kanan Vladimir Putin," ulas media Italia, Tuttosport.

Media Italia itu lantas memberi julukan baru untuk Erick Thohir. Menteri BUMN itu disebut sebagai Silvio Berlusconi-nya Indonesia.

"Perumpamaan Thohir sangat mirip dengan Silvio Berlusconi. Sama-sama pengusaha di bidang penerbitan dan televisi. Ia (Thohir) mendirikan Mahaka Grup pada 2011 sedangkan Berlusconi sejak 1993,"

Baca Juga:Pertemuan Erick Thohir, FIFA dan IOC di G20 Bali Patut Diapresiasi

Dalam uraiannya Tuttosport menjelaskan soal perjalanan Erick Thohir dari sepak terjang di dunia bisnis media hingga kemudian merambah menjadi pemilik klub olahraga.

"Ia kemudian berinvestasi di olahraga, di mulai dari Persib Bandung, lalu ke DC United di MLS, Philadelphia 76ers di NBA lalu membeli Inter dari tangan Moratti pada 15 November 2013,"

"Setelah pensiun dan kembali ke tanah air, ia terpilih sebagai presiden Komite Olimpiade Indonesia dan memulai karier politiknya di pemerintah Jokowi untuk urusan ekonomi,"

Di akhir ulasannya media Italia itu menyebut bukan tidak mungkin Thohir akan ikuti jejak Silvio Berlusconi menjadi orang nomor satu di pemerintahan.

"Sebagai bintang, Thohir bisa terus melesat hingga masa depannya diprediksi akan seperti Berlusconi sebagai seorang perdana menteri,"

Baca Juga:Erick Thohir Jamin Pupuk Indonesia Jaga Ketahanan Pangan Melalui Ketersediaan Pupuk Nasional

Erick Thohir Kandidat Kuat Ketum PSSI

Sementara itu, Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei terkini dimana mayoritas publik menginginkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi mengatakan survei persepsi publik itu dilakukan pascatragedi Kanjuruhan yang membuat kepengurusan Mochamad Iriawan (Iwan Bule) sebagai Ketum PSSI menuai banyak keraguan.

Kata dia, survei menemukan keinginan publik untuk mengevaluasi kepengurusan Iwan Bule. Selain itu, sejumlah nama yang diinginkan publik untuk menempati posisi Ketua Umum PSSI.

“Tertinggi ada nama Menteri BUMN Erick Thohir,” ungkapnya mengutip dari Antara.

Survei IPI dilakukan dalam rentang 30 Oktober sampai 5 November 2022, menempatkan 1.220 responden, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Survei bertajuk sikap publik terhadap Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini