Anak Kota Bekasi Terdeteksi Gagal Ginjal Akut, Dinkes: Masih dalam Penanganan RSCM

"Sedang dirangkum ada informasi bahwa di RSCM ada kasus, tapi kita harus lacak dulu, melakukan penelusuran epidemiologi," ucap Tanti Rohilawati.

Galih Prasetyo
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:13 WIB
Anak Kota Bekasi Terdeteksi Gagal Ginjal Akut, Dinkes: Masih dalam Penanganan RSCM
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati saat ditemui di kantor dinas kesehatan Kota Bekasi (Suara.com/Danan Arya)

SuaraBekaci.id - Senyawa Etelin Glikol dan Dietlien Glikon yang ada di obat sirop diduga menyebabkan terjadinya banyak kasus penyakit gagal ginjal akut di sejumlah daerah, termasuk di Kota Bekasi.

Menurut kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati, saat ini di Bekasi terdapat satu anak diduga alami gagal ginjal akut.

"Sedang dirangkum ada informasi bahwa di RSCM ada kasus, tapi kita harus lacak dulu, melakukan penelusuran epidemiologi," ucap Tanti Rohilawati.

Menurut Tanti, sampai saat ini bocah yang didiagnosis alami gagal ginjal akut masih dalam penanganan pihak Rumah Sakit Cipto Manggunkusumo (RSCM). Pihak Dinkes saat ini masih berkoordinasi dengan Plt Wali Kota Bekasi.

Baca Juga:Obat Sirup yang Dikonsumsi Pasien Gagal Ginjal Akut, Cek Daftar 91 Obat Berikut

"Kita sedang koordinasi dahulu nanti sesegera mungkin, kalau sudah sampai pada pimpinan (Plt Walikota), saya berharap pimpinan yang menyampaikan secara resmi," ucap Tanti.

Menurut informasi sementara yang didapat pihak Dinkes Kota Bekasi, anak tersebut sebelumnya sempat minum obat sirop.

"Dimana salah satunya adalah karena diduga yang mengandung etilen glikol sehingga diduga yang sirop-sirop ini," ungkap Tanti.

Kasus Gagal Ginjal Kronis Anak di Bekasi

Sementara itu, seorang anak Bekasi lainnya menderita gagal ginjal kronis. Menurut pengakuan dari orang tua, si anak menderita penyakit tersebut usai jalani vaksin Covid-19.

Baca Juga:Fakta Terkini Gagal Ginjal Akut Misterius: Disebabkan Kalsium Oksalat, Obat Penawar Sudah Ditemukan?

"Awal mulanya dari vaksin, kita juga percaya engga percaya. Tapi setelah habis vaksin anak saya keluar darah dari hidung tidak sedikit," ucap Warsih.

Anak penderita gagal ginjal kronis Fikrul Hilmi sempat melakukan dosis satu vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac pada bulan september 2021.

"Vaksin itu kan bulan september, lalu sampai bulan November, Desember sampai ngedrop Januari itu dia punya badan tidak pernah stabil," kata Warsih.

Warsih mengungkapkan setelah anaknya melakukan vaksin, kondisi sang anak tidak stabil bahkan pernah mengalami koma, dan yang parah ketika Hilmi mengeluarkan air melalui kelaminannya berwarna merah.

"Bulan Januari kencingnya berwarna merah," ucapnya.

"Dia merasakan pipisnya berwarna merah, seperti cucian daging, dan si Fikrul ini kaget," sambung Warsih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini