SuaraBekaci.id - Timnas Indonesia U-19 hingga pertandingan ketiga memiliki catatan cukup bagus yakni belum kebobolan. Hal ini tentu saja tak lepas dari aksi penjaga gawang Cahya Supriadi.
Aksi Cahya Supriadi cukup heroik saat Timnas Indonesia U-19 melakoni pertandingan ketiga melawan Thailand di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (6/7).
Kiper kelahiran Karawang ini saat menggagalkan peluang emas yang didapat pemain Thailand, Seksan Ratree pada menit ke-74.
Duel satu lawan satu dengan Ratree, Cahya mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan. Sepakan kaki kanan Ratree mampu digagalkan Cahya juga dengan kaki kanannya.
Baca Juga:Meski Berat, Shin Tae-yong Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19
Cahya ialah pemain binaan akademi Persija. Pria kelahiran 11 Februari 2003 itu pada 2018 masuk ke skuat Persija U-16.
Dua musim, Cahya menimba ilmu di tim Persija U-16. Pada musim 2019-20, berkat kemampuannya ia dipromosikan ke tim Persija U-18.
Salah satu fakta unik dari seorang Cahya ialah sebagai kiper, ia memiliki kemampuan eksekusi bola mati. Ia pernah cetak gol lewat sepakan free kick pada semifinal Elite Pro Academy (EPA) U-19 pada 2019.
Tak heran jika pada musim 2021-22, ia berhasil masuk ke tim utama Persija. Hal ini juga yang membuat dirinya sempat masuk ke skuat timnas U-23 pada Piala AFF U-23 2022.
Dukungan untuk Cahya bisa terus tampil impresif bersama timnas Indonesia U-19 pun disuarakan publik di laman sosial media.
Baca Juga:Lini Depan Timnas U-19 Kurang Klinis, Shin Tae-yong Kritik Sistem Pembinaan Pemain Muda Indonesia
"Mantap kang @cahya50supriadiii @cahya50supriadii kami bangga," tulis akun Instagram @ckpinfo
"Cikampek boga kiper timnas indonesia, mantap keren," timpal akun lainnya.
"cikampek mantep pokok ya mang," tambah akun @teg***