- Komisaris Tinggi PBB Volker Türk melaporkan pasukan Israel membunuh hampir 1.000 warga Palestina di Gaza sejak Oktober lalu.
- Pasukan Israel membatasi bantuan kemanusiaan serta memicu pengungsian warga Palestina ke wilayah yang jauh lebih sempit saat ini.
- Di Tepi Barat, pasukan dan pemukim Israel melakukan kekerasan, penangkapan, serta penyitaan tanah warga Palestina secara ilegal.
SuaraBekaci.id - Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, mengatakan pasukan Israel telah membunuh hampir 1.000 warga Palestina sejak gencatan senjata di Jalur Gaza diumumkan pada Oktober lalu.
Menurutnya, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Dalam pidato sesi ke-62 Dewan HAM, Türk mengatakan otoritas Israel mendorong warga Palestina ke wilayah yang semakin sempit dan membatasi penyaluran bantuan kemanusiaan.
Ia menambahkan bahwa di Tepi Barat, pasukan dan pemukim Israel mempercepat penghancuran komunitas dan pencaplokan wilayah.
Baca Juga:Lukmanul Hakim Desak Pemerintah Larang Pemegang Paspor Israel Masuk RI
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini pasukan Zionis telah membunuh 57 orang, melukai hampir 1.300 orang, menangkap ratusan orang, serta mengeluarkan 23 perintah penyitaan tanah.
Türk mengatakan, "Sejumlah pejabat senior Israel terang-terangan berbicara soal pengusiran seluruh warga Palestina dari Gaza, dan penghapusan kemungkinan berdirinya negara Palestina yang layak. Semua ini sepenuhnya ilegal."