Melacak Jejak Benda Bersejarah yang Ditemukan di Teluk Pucung Bekasi, Ada Kaitannya dengan Kesultanan Banten?

Dari benda yang ditemukan di Teluk Pucung Bekasi memang mirip dengan batu penggilingan tebu masyarakat Banten di abad ke-17.

Galih Prasetyo
Senin, 27 Juni 2022 | 15:48 WIB
Melacak Jejak Benda Bersejarah yang Ditemukan di Teluk Pucung Bekasi, Ada Kaitannya dengan Kesultanan Banten?
Penampakan benda bersejarah hebohkan warga Bekasi [Instagram]

SuaraBekaci.id - Warga Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi dihebohkan dengan penemuman benda bersejarah. Menurut informasi warga, batu tersebut sudah ada jauh sebelum warga setempat mendirikan rumah.

Dari penampakan benda tersebut, sekilas mirip dengan batu yang biasa dipergunakan masyarakat untuk memproduksi gula di era Kesultanan Banten pada abad ke-17.

Pada era tersebut, produksi gula dikelola oleh orang-orang Cina di kawasan Pecinan, Kelapa Dua (sekitar 9 kilometer dari Banten Lama). Hasil produksi gula akan dijual ke Batavia untuk kemudian diekspor ke Cina dan Jepang.

Untuk dapat menghasilkan gula dan pohon tebu, masyarakat pada abad ke-17 menggunakan batu penggilingan yang ditemukan di Teluk Pucung, Bekasi.

Baca Juga:Heboh, Benda Bersejarah Kesultanan Banten Diduga dari Abad 17 Muncul di Pinggir Jalan Bekasi, Publik Soroti Hal Ini

Merujuk pada laman resmi Kemdikbud seperti dikutip Suara Bekaci, Senin (27/6/2022), batu penggilingan biasanya dibuat dari batu granit.

Batuan granit biasanya batuan beku yang memiliki warna cerah, butirannya kasar sehingga dapat dilihat dengan jelas dan mempunyai kepadatan yang keras sehingga mampu menahan beban yang berat dan tahan terhadap pelapukan.

Dari benda yang ditemukan di Teluk Pucung Bekasi memang mirip dengan batu penggilingan tebu masyarakat Banten di abad ke-17.

Batu penggilingan pada era itu, memiliki gerigi yang dipahatkan pada salah satu bagian ujung atau tepian mengelilingi lingkaran batu.

Batu penggilingan tebu yang ditemukan di Banten sendiri ditemukan di wilayah kawasan Banten Lama tepatnya di Kampung Pamarican dalam keadaan sudah tidak berfungsi dan ada beberapa batu yang sudah dalam keadaan pecah.

Baca Juga:Warga Klaten Temukan Benda-benda Bersejarah, Diduga Peninggalan Mataram Kuno

Batu-batu tersebut terdiri dari berbagai macam bentuk dan ukuran ada yang berbentuk silindris, bulat dan balok.

Batu penggilingan tebu di Kesultanan Banten

Keberadaan batu ini diduga erat berkaitan dengan teknologi pembuatan gula berbahan baku tebu pada masa Kesultanan Banten, sekitar abad ke-17 hingga abad ke-18.

Dari hasil penilitian terungkap bahwa adanya kemiripan dari bentuknya yang spesifik yakni bulat silinder, mempunyai gigi (gear), mempunyai lubang-lubang, dan memiliki batu pasangan dengan bentuk serupa, maka sepasang batu silinder tersebut dapat digerakkan atau berputar.

Batu-batu tersebut setelah direkonstruksi maka dapat diketahui kegunaannya yakni batu-batu tersebut digunakan untuk menggiling atau memeras tebu guna di ambil airnya sebagai bahan baku pembuatan gula.

Atas asumsi tersebut dengan demikian dapat dipastikan bahwa batu silindris yang menjadi koleksi Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama (MSKBL), dulunya adalah alat sederhana untuk memeras tebu guna memperoleh nira atau cairan tebu sampai menjadi gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini