Ada Tim Balap Kampanye LGBT saat Formula E Jakarta, Panitia Buka Suara

"Kalau FEO yang mendukung LGBT, atau berupa sponsor pendukung LGBT, itu mungkin masih jadi pertimbangan kami," ujarnya.

Ari Syahril Ramadhan | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 09 Juni 2022 | 13:35 WIB
Ada Tim Balap Kampanye LGBT saat Formula E Jakarta, Panitia Buka Suara
Salah satu tim pembalap Formula E, ROKiT Venturi Racing diketahui melakukan kampanye LGBT saat balapan di Jakarta 4 Juni lalu dengan memasang stiker pelangi di mobil. [instagram: RokitVenturiRacing]

SuaraBekaci.id - Vice President Communication Formula E Jakarta Iman Sjafei mengaku tidak mengetahuo ada salah satu tim pembalap Formula E yang melakukan kampanye LGBT saat balapan di Jakarta 4 Juni lalu.

Diketahui, ROKiT Venturi Racing memasang stiker pelangi di bagian belakang mobil pada saat balapan Formula E Jakarta.

Imam mengatakan, malah baru mendapatkan informasi kalau ada kampanye LGBT dari media.

"Oh iya? Kita malah enggak ngeh," kata Iman saat dikonfirmasi, Kamis (9/6/2022).

Baca Juga:Sidang Kasus Irjen Napoleon Lagi-lagi Batal Digelar, Setelah M Kece Sakit, Kini Hakim Ketua Absen

Iman menjelaskan, perihal ini merupakan urusan tim masing-masing. Pihaknya selaku panitia pelaksana, termasuk dari Formula E Operations (FEO) dipastikannya tidak terlibat dalam kampanye tersebut.

"Kita tidak berkepentingan untuk nge-judge dan mengurusi (tim) itu. Kita enggak mau terlalu membahas soal itu," ucapnya.

Menurutnya jika kampanye dilakukan oleh panitia atau FEO sendiri, pasti akan diminta untuk mempertimbangkan ulang.

"Kita kan bekerja samanya dengan FEO dan FEO enggak ada soal itu sama sekali. Kalau FEO yang mendukung LGBT, atau berupa sponsor pendukung LGBT, itu mungkin masih jadi pertimbangan kami. Nah, kalau ini kan cuma salah satu tim," tutur Iman.

Sebelumnya diberitakan, balap Formula E Jakarta sudah digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol pada Sabtu (4/6/2022) silam. Ajang balap mobil tersebut diklaim sukses pihak penyelenggara karena sejumlah 22 ribu tiket habis terjual dan mendapatkan puluhan sponsor.

Baca Juga:Panitia Klaim Tak Sadar Tim ROKiT Venturi Racing Kampanye LGBT Saat Formula E Jakarta

Meski begitu, hingga kini, pihak penyelenggara Formula E mengaku belum mengetahui keuntungan yang didapat dari ajang balap mobil listrik tersebut lantaran masih dihitung.

"Lagi dihitung sekarang, termasuk dari sponsor lagi dihitung, direkonsiliasi semuanya," ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto, Rabu (8/6/2022).

Dikemukakannya, penghitungan keuntungan dari gelaran even internasional tersebut mencakup penjualan tiket, pemasukan dari sponsor dan pengeluarannya.

Selain itu, dia memastikan ada juga pembagian hasil keuntungan dengan pihak Ancol yang kawasannya dipakai untuk gelaran Formula E.

Sementara itu, penyelenggara dan panitia masih melakukan pembongkaran sarana dan prasarana nonpermanen di JIEC. Penghitungan aset permanen baru di sirkuit juga sedang dihitung.

"Kita dismantle (bongkar) dulu yang lainnya, yang kita sewa kita kembalikan. Aset-asetnya kita inikan dulu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini