facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anies Baswedan Minta Gubernur Gubernur DKI Jakarta Selanjutnya lakukan Ini di pulau Seribu

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 24 Mei 2022 | 18:49 WIB

Anies Baswedan Minta Gubernur Gubernur DKI Jakarta Selanjutnya lakukan Ini di pulau Seribu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Masa jabatan Anies Baswedan sendiri bakal berakhir pada Oktober 2022.

SuaraBekaci.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Gubernur DKI Jakarta selanjutnya harus lebih memperhatikan pembangunan di kawasan Kepulauan Seribu.

Anies mengatakan, menilai kawasan ini juga merupakan bagian dari kota Jakarta yang perlu dikembangkan.

"Kami berharap siapa pun yang nanti mengelola Jakarta akan menempatkan Kepulauan Seribu sebagai bagian penting untuk diperhatikan dan ditumbuhkan," kata Anies di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022).

Masa jabatan Anies Baswedan sendiri bakal berakhir pada Oktober 2022.

Baca Juga: Kental Unsur Betawi, Ini 5 Poin Alasan Anies Baswedan Pilih Nama Jakarta Hajatan untuk HUT DKI

Menurut Anies, kawasan Kepulauan Seribu memiliki potensi besar di bidang pariwisata untuk bisa berkembang sejajar dengan kota administrasi lainnya.

Namun, ia menyebut salah satu masalah di Kepulauan Seribu adalah mengenai penyediaan kebutuhan bahan pokok. Komoditas pangan di wilayah ini kerap lebih mahal ketimbang kawasan lainnya.

Karena itu, Anies sudah menyediakan pasar grosir untuk warga Kepulauan Seribu. Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Apa yang dibangun di sini? Semacam pasar grosir, sehingga pedagang-pedagang di Kepulauan Seribu tidak perlu kulakan ke (Pasar) Kramat Jati atau kulakan ke daratan Jawa. Mereka bisa mendapatkan di sni karena Pasar Jaya menyiapkan pasar grosir yang harganya sama dengan di Jakarta," jelas Anies.

Selain pasar grosir, Anies juga menyebut pihaknya telah mengatasi kebutuhan air bersih warga Kepulauan Seribu. Caranya adalah dengan meembangun sistem penyediaan air bersih dengan desalinasi untuk mengubah air laut menjadi air tawar, yakni Sea Water Refresh Osmosis (SWRO).

Baca Juga: Toko Oleh-oleh Haji dan Umroh di Bandung Kembali Bergeliat Usai Dua Tahun Sepi Pembeli

"Ada air bersih, SWRO, di mana air laut diolah sehingga menjadi air bersih yang digunakan oleh warga," ucap Anies.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait