Guru SD Karawang Ini Ungkap Kronologis Dianiaya Orang Tua Murid Hingga Keguguran

" Guru pengecut, kamu gimanain anak saya, gitu katanya dengan bahasa kasar, katanya saya memukul anaknya menggunakan bolpoin," ungkap Eka.

Lebrina Uneputty
Jum'at, 12 November 2021 | 14:18 WIB
Guru SD Karawang Ini Ungkap Kronologis Dianiaya Orang Tua Murid Hingga Keguguran
EFM menujukkan bukti laporan kepolisian. [ist]

Pada perseteruan kedua tersebut, pihak orangtua DM menyudutkan dan memaki EM dengan kata kasar dan tidak memberikan kesempatan untuk menjelaskan.

" Bilang katanya saya memukul anaknya pakai bolpoin, difitnah mewajibkan anak anak les, saya katanya mendiskriminasi anaknya," begitu penjelasan EM.

Perseteruan antara orang tua DM dengan Eka pun tak berakhir baik karena tidak mendapatkan kata damai pada saat itu.

Timbul  permasalahan berikutnya yakni mengenai keterbukaan dalam group orangtua siswa dan guru selain mengenai pembahasan materi.

Rencananya pada tanggal 25 Oktober 2021 EM ditugaskan untuk mendampingi murid murid kelas 5 dalam program Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM ) sehingga pembelajaran tatap muka yang sebelumnya dilakukam seminggu 2 kali kembali diliburkan dan dialihkan menjadi daring.

" Nah hari sabtu sebelumnya saya ingat betul yakni tanggal 23, saya ngirim tugas ke group kelas cara membuat gambar kolase," cerita EFM.

Di kesempatan tugas tersebut, beberapa orangtua siswa mengirimkan tugas anak mereka ke group Whatsapp. Akan tetapi Eka mengaku penilaian dilakukan secara langsung di hari Selasa nanti.

Tidak ingin membuat kecewa atas kiriman tugas di Whatsapp group, EFM memberikan apresiasi kepada mereka dalam bentuk emoticon. Disinilah orangtua DM kembali merasa di anaktirikan  EFM.

" Saya gak ngeh, pas mungkin DM yang ngirim saya kasih emoticon jempol saja, akan tetapi bukan hanya DM namun anak yang lain juga sama, dan saya sudah jelaskan bahwa bentuk penilaian bukan emoticon akan tetapi langsung nanti di hari Selasa, emoticon hanya bentuk apresiasi saya di group," jelas EM mengenai kesalahpaham emoticon tersebut.

Akan tetapi rupanya perselisihan emoticon ini berbuntut panjang dan berakhir fatal pada diri Eka.

" Besoknya hari Seninnya, saya baru sampai mereka sudah nunggu di depan ruang guru, Ibu dan Neneknya DM," Terangnya.

Di situlah nenek dan ibu dari DM mengancam EFM dengan kata kasar namun tidak ditanggapi olehnya.

EFM pun masuk dan duduk di ruang guru sembari meminta saran kepada Kepala Sekolah apa tindakan yang seharusnya ia lakukan.

" Akhirnya Kepala Sekolah bilang udah suruh pulang saja dulu," kata EFM menirukan ucapan Kepala Sekolah kala itu.

Akan tetapi orangtua DM yakni nenek dan ibunya tetep kekeuh ingin menyelesaikan perseteruan mereka saat itu juga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini