SuaraBekaci.id - Politikus PSI Muannas Alaidid memberikan komentar terkait dengan cuitan mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto atau BW terkait kabar Novel Baswedan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).
Muannas Alaidid mengomentari hal itu melalui cuitan di akun twitternya muannas_alaidid pada Rabu (5/5/2021). Dia menyataan, bahwa jabatan hanya titipan.
"Semua hanya titipan," kata Muannas Alaidid.
Muannas pun menyorot penggunaan kata ilahi oleh BW dalam cuitannya. Menurut dia, dengan penggunaan kata itu seharusnya BW dapat memberikan pesan ke Novel Baswedan.
Baca Juga:Soal Kabar Novel Tak Lolos TWK, Denny Siregar: Si Bambang Gemeter
"Mestinya kalo mau catut nama ‘ilahi’ kasih pesan ke novel dan lainnya jangan pernah takut kehilangan jabatan. kekuatiran anda kalo novel hilang jabatan justru malah jadi pertanyaan ?" demikian cuitan Muannas Alaidid.
Sebelumnya, BW ikut mengomentari soal kabar yang menyebut Novel Baswedan dipecat dari Komisi Pemberantasan Korupsi lantaran tak lolos tes wawasan kebangsaan.
Melalui cuitannya di Twitter, Selasa (4/5/2021), BW menilai kabar pemecatan Novel Baswedan tersebut menunjukkan KPK makin bengis.
"PEMBUSUKAN di KPK makin DEGIL & BENGIS," cuit pria yang akrab disapa BW seperti dikutip dari Terkini.id--media jaringan Suara.com.
BW mengatakan, Novel Baswedan yang menurutnya merupakan insan terbaik KPK saat ini tengah disingkirkan.
Baca Juga:Novel Tak Lolos TWK, PKS: Pisau Pelemahan KPK Lewat Revisi UU KPK Nyata
"Insan terbaik di KPK tengah DISINGKIRKAN," tulisnya.
Tak hanya Novel, kata dia, sejumlah pegawai KPK yang juga telah terbukti menegakkan marwah KPK sampai saat ini juga ikut terancam dipecat.
"Mereka yang terbukti menegakkan marwah KPK, dihabisi," cuitnya.
Padahal, menurut Bambang, Novel Baswedan dan sejumlah pegawai KPK itu sedang melakukan penyelidikan terhadap belasan kasus mega korupsi yang diduga dilakukan oleh pejabat negara maupun pimpinan KPK sendiri.
"Padahal, ada belasan kasus MEGA KORUPSI sedang diperiksa mreka, mulai dari Bansos, Pimpinan DPR penyidik & unsur Pimpinan KPK sendiri," cuitnya.
Dalam cuitannya itu, Bambang Widjojanto menyertakan sebuah link artikel pemberitaan berjudul 'Novel Baswedan dan Puluhan Pegawai Lain Dipecat, KPK Dibredel?'.