Sejarah Hari Buruh Internasional

Sejarah Hari Buruh Internasional

Antonio Juao Silvester Bano
Sabtu, 01 Mei 2021 | 02:14 WIB
Sejarah Hari Buruh Internasional
IILUSTRASI Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi saat peringatan Hari Buruh (May Day) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta, Rabu (1/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

SuaraBekaci.id - Hari Buruh Internasional atau May Day selalu diperingati setiap tanggal 1 Mei. Terdapat rentetan sejarah sebelum Hari Buruh ditetapkan.

Sejarah hari buruh internasional berawal dari perjuangan kaum pekerja. Perjuangan itu yakni kaum pekerja menutut jam kerja 8 jam sehari.

Hingga kini, para buruh selalu melakukan aksi damai setiap peringatan hari buruh. Termasuk, buruh yang ada di Indonesia. 

Terdapat sejarah hari buruh yang dirangkum Jatimnet -- jaringan Suara.com.

Baca Juga:Amankan Hari Buruh Besok, Polres Jaksel Kerahkan 700 Personel

Berikut merupakan sejarah hari buruh pertama di dunia, asia dan Hari Buruh di Indonesia.

May Day Pertama di Dunia

Kisah hari buruh bermula dari sebuah unjuk rasa pada 1 Mei 1886 di Heymarket, Chicago, Amerika Serikat (AS). Sekitar 30 ribu pekerja di Chicago turun ke jalan bersama anak-anak serta istri, membuat kota lumpuh.

Di seluruh penjuru AS, tak kurang dari 350 ribu diorganisasikan Federasi Buruh Amerika untuk mogok kerja. Kaum pekerja tersebut ramai menyuarakan tuntutan bekerja 8 jam kerja sehari.

Kala itu, banyak perusahaan-perusahaan yang memaksa buruh memeras keringat selama 18 jam sehari. Bahkan tradisi bekerja 18 jam sehari disebut sudah terjadi sejak awal abad ke-19.

Baca Juga:Besok, Polisi Sediakan Tes Covid-19 Antigen saat Massa Buruh Demo May Day

Kondisi tersebut berdampak buruk pada kesehatan hingga berakibat pada rendahnya harapan hidup bagi para buruh. Buruh yang bekerja di bawah jam kerja tidak sesuai aturan perusahaan akan dipotong gajinya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini