alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologis Pegawai PT GAS Tewas Bersimbah Darah di Bekasi

Antonio Juao Silvester Bano Kamis, 25 Maret 2021 | 07:10 WIB

Kronologis Pegawai PT GAS Tewas Bersimbah Darah di Bekasi
ILUSTRASI Karyawati tengah dievakuasi setelah ditemukan meninggal di indekos di Kampung Cibeber, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (17/2/2021). (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

Seorang pria berinisal AL (46), pegawai PT GAS (Global Aero Sejahtera) tewas bersimbah darah di kantornya di Perum Griya Agung Sentoa, Kota Bekasi.

SuaraBekaci.id - Seorang pria berinisal AL (46), pegawai PT GAS (Global Aero Sejahtera) tewas bersimbah darah di kantornya di Perum Griya Agung Sentosa RT 007 RW 04, Pondok Melati Kota Bekasi pada Rabu (24/3/2021) pagi.

Dia tewas bersimbah darah setelah mengeluarkan banyak darah dari mulut dan hidungnya.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, peristiwa bermula ketika AL bertemu rekannya yang kini berstatus saksi di kantor PT GAS.Dia sempat membuat kopi.

Kemudian, AL masuk ke kamar mandi pada sekitar pukul 12.30 WIB pada hari yang sama. Setelah itu, dia merasakan sesak nafas da mengalami batuk-batuk.

Baca Juga: Dinkes Targetkan 800 Penerima dalam Vaksinasi Covid-19 GMM Bekasi

Kemudian AL meminta pertolongan kepada rekannya terkait dengan apa yang dia alami. Rekannya pun memegang dan mendudukan AL di lantai.

"Selanjutnya korban langsung mengeluarkan darah dari mulut dan hidung, kemudian tidak lama korban meninggal dunia," kata Erna melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2021).

Dia menjelaskan, korban disebut memiliki riwayat penyakit TBC dan asma.

Petugas Reskrim Polres Metro Bekasi Kota kemudian mengecek kondisi AL. Hasilnya, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Petugas mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk melengkapi berkas penyelidikan kasus tersebut," kata Erna.

Baca Juga: Pegawai PT GAS Tewas Bersimbah Darah di Kantor

Selanjutnya, AL dibawa ke rumah sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum luar sebagai langkah awal guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait